Bagikan berita kami:

BeTimes.id – Polres Metro Bekasi Kota berhasil membongkar prostitusi online di Kota Bekasi. Jajaran penyidik Polres Metro Bekasi Kota mengamankan sebanyak 24 orang dan 3 orang di antaranya ditetapkan menjadi tersangka.

“Hari Sabtu 6 Oktober 2018 kita melakukan operasi di Apartemen Centerpoint. Kita telah menetapkan 3 orang tersangka, Mustakim, Saputra, Jenio,” kata Kasat Reskrim Polres Bekasi AKBP Jairus Saragih kepada bekasitemis.id, di Mapolres Bekasi Kota, Jl Pramuka, Bekasi Selatan, Senin (8/10).

Para tersangka disebut kata Jairus, berperan sebagai perantara antara pekerja seks dengan peminatnya. Para tersangka menawarkan jasa PSK
melalui akun Twitter, Facebook, dan WhatsApp.

Jika sudah ada peminat, para pelaku bernegoisasi di sekitar kolam renang apartemen. Setelah sepakat, peminat diberikan akses ke kamar-kamar yang dihuni PSK.

“Tarifnya Rp 500 ribu sampai Rp 800 ribu,” katanya.

Dari pembayaran itu, para tersangka mendapatkan sebesar Rp100 ribu, sewa kamar Rp300 ribu. Sedangkan sisanya untuk PSK.

“Kan baru kemarin pemeriksaan, belum sempat dipanggil (pihak Apartemen) bahwa unit-unit (kamar) di situ dijadikan (tempat) prostitusi,” tegasnya.

Dari operasi ini, 21 perempuan yang diamankan, dipulangkan polisi. Sedangkan para pelaku dijerat pasal 296 dan atau Pasal 506 KUHPidana.(tgm)


Bagikan berita kami:

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *