Bagikan berita kami:

BeTimes.id – Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi akhirnya membawa 3 sempel air kali bekasi yang diduga telah tercemar limbah ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Air yang dibawa oleh Pemkot Bekasi antaranya air Kali Bekasi, Instalasi Pengolahan Air Sampah Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (IPAS – TPST) Bantargebang, dan TPA Sumur Batu.

Alasannya, ada laporan dugaan tercemarnya air kali bekasi yang dilaporkan, serta ramai diperbincangkan dikalangan media sosial. Hal ini disampaikan Walikota Bekasi Rahmat Effendi kepada bekasitimes.id, Selasa (23/10).

Menurutnya, pengambilan sampel air tersebut sebelumnya telah diuji di laboraturium Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dan hasil tes laboratorium tersebut kata dia, diserahkan dan dilaporkan ke Dirjen Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan.

“Sebenarnya hasil laboratorium tersebut ada banyak. Tapi kita ambil 3 sampel saja, seperti air Kali Bekasi, IPAS TPST Bantargebang, dan TPA Sumur Batu,” kata Rahmat Effendi.

Pepen sapaan akrab Rahmat Effendi menjelaskan, ada keinginan dirinya untuk mengambil sampel air PDAM Tirta Patriot, terkait sumber daya air di Kali Malang.

“Saya berharap kepada Dirjen, agar segera membantu dalam penuntasan polemik yang ada di Kota Bekasi terkait dugaan pencemaran limbah di kali Bekasi. Alasannya, dampaknya ada pada warga,” jelasnya.

Kedatangan Pepen ke kantor KLH terlihat ditemani Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi, beserta jajarannya. (tgm)


Bagikan berita kami:

By admin1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *