Bagikan berita kami:

BeTimes.id – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi mengakui dirinya telah mengeluarkan dan menandatangani surat edaran tentang larangan berdemo atau kampanye, bagi pegawai dilingkungan di dunia belajar mengajar.

Alasannya, larang berdemo atau berkampanye untuk menjaga proposional Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilingkungan Disdik. Hal ini diakui Ali Fauzi kepada bekasitimes.id, Kamis (25/10).

Menurutnya, pengeluaran surat larangan berdemo untuk pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Disdik Kota Bekasi. Jika mereka (pegawai) ada yang tidak tahu segera mempertanyakan langsung ke Disidik.

“Tidak boleh demo jika sedang melaksanakan tugas, agar KBM-nya berjalan. Jika ada hal tanyakan langsung ke dinas,” kata Ali Fauzi.

Disinggung tentang keluarnya surat larang berdemo atau berkampanye ini ada kaitannya dengan rencana Guru atau Tenaga Kependidikan (GTK) yang ingin berdemo, Ali membantahnya.

“Kan sudah selesai, mereka sudah pada dibayarkan hari Senin kemarin,” katanya.

Ali mengklaim keluarnya surat larangan berdemo itu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Konteksnya dia sedang menjalankan tugas jangan sampai meninggal tugas, pelayanan harus tetap berjalan. Itu menghalau untuk pelayanan agar terus berjalan,” kelitnya. (tgm)


Bagikan berita kami:

By admin1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *