Bupati Perintahkan Seluruh Perangkat Daerah Tangani Banjir

Peristiwa312 Dilihat

 

 

BeTimes.id-Aksi cepat peduli  korban banjir di 14 Kecamatan, dipimpin langsung  Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, Kamis (2/1).

Mengawali kerja tahun 2019, Eka  membagi tugas seluruh Kepala PD serta Aparatur Sipil Negara (ASN)  ke beberapa titik banjir yang terdiri dari 14 Kecamatan atau 21 desa. ”Ya banjir ini merupakan musibah. Jadi  semua perangkat daerah harus turun tangan  sebagai  bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang terkena bencana banjir,”kata Eka.

Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bekasi Uju,  memberikan bantuan serta mengucapkan bela sungkawa kepada korban meninggal karena tertimpa longsoran turap yang sedang dibangun  di Kampung Serang, Desa Sukadami. Kecamatan Cikarang Selatan.

Di sana Eka bertemu dengan suami korban, Edi Firmansyah dan menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarganya. Di akhir lawatan ia memberikan bantuan berupa santunan kepada keluarga korban.

”Ya kami ke sini untuk memberikan bantuan, karena musibah menjelang pergantian tahun. Kami dari Pemkab Bekasi akan memanggil pihak pengembang untuk bertanggungjawab terkait longsornya turap  dan  jangan sampai terulang kembali,” jelasnya.

Usai melihat korban meninggal, Bupati Bekasi beserta rombongan langsung meninjau beberapa wilayah titik banjir, sekaligus memberikan bantuan berupa makananan dan minuman serta kebutuhan korban banjir.

”Wilayah titik banjir kan di 12 titik kecamatan dan dua kecamatan juga berpotensi. Jadi ada di 14 titik kecamatan. Bantuan serta kunjungan ini merupakan langkah awal dengan memeberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan,”ujarnya saat meninjau titik banjir di RW 15, Kelurahan Jati Mulya, Kecamatan Tambun Selatan.

Dikatakan, sengaja melibatkan seluruh kepala OPD supaya seluruh masyarakat yang terkena musibah banjir dapat merasakan bantuan dari pemerintah serta merangsang kepedulian seluruh jajarannya.

”Bantuan awal ini kami tidak menggunakan APBD, melainkan swadaya  masing-masing OPD. Adapun dari APBD, sebagian kami berikan melalui BPBD dan Dinas Sosial seperti bantuan dapur umum, serta kebutuhan perahu karet dan air bersih,” jelas Eka.

Selain itu, untuk jangka panjang Eka menyampaikan, pihaknya sudah memetakan beberapa titik yang rawan banjir dengan membangun perbaikan drainase serta membangun tendon air untuk mengatasi masalah banjir.

”Kami sudah lakukan intervensi anggaran untuk mengalokasi biaya untuk menangani banjir. Jadi harapan kami kalau hujan sebentar atau lama masyarakat tidak merasakan banjir, dan yang terpenting warga juga dapat menjaga kebersihan untuk tidak buang sampah sembarangan atau saluran air.” pungkasnya. (hem)

Komentar