Coffee Morning Bertema Refleksi Pembangunan Kabupaten Bekasi 2019

Peristiwa137 Dilihat

 

BeTimes.id-Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menggelar  Coffee Morning dengan insan pers  sebagai upaya meningkatkan sinergitas dan hubungan yang harmonis dengan Insan Pers di Rumah Dinas Bupati, Kamis (2/1).

Coffee Morning  dengan tema “Refleksi Pembangunan Kabupaten Bekasi” diisi dengan pemaparan hasil capaian Pemerintah Daerah  di tahun 2019. Pada kesempatan itu, Bupati didampingi  Kepala Perangkat Daerah setempat.

Sepanjang tahun 2019, Bupati Bekasi terus mengejar target yang selama ini belum optimal. Sejak dilantik Gubernur Jawa Barat pada 12 Juni 2019 lalu, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja segera bergegas melakukan pembenahan di berbagai sektor, yang dituangkan dalam semangat Bekasi Baru Bekasi Bersih melalui 8 Prioritas Pembangunan yang akan dilakukan.

Delapan prioritas pembangunan, yaitu  Infrastruktur, Pendidikan, Ketenagakerjaan, Pelayanan Publik, Kesehatan, Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya, Tata Kelola Pemerintahan dan Lingkungan Hidup. “Ini  bukan hal yang mudah untuk dilaksanakan, karena diperlukan kerjasama yang baik dan adanya integrasi antar seluruh pemangku kepentingan,” kata Eka.

Tahun 2019 ini, Kabupaten Bekasi kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk tahun anggaran 2018. Pemerintah Kabupaten Bekasi beserta Jajaran Perangkat Daerah mampu mempertahankan capaian predikat WTP ini untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2014.

Dan tahun 2019, Kabupaten Bekasi meraih beberapa penghargaan di tingkat Nasional, badan dan lembaga, yakni Opini WTP ke-5, Gelar Awya Pariwara, Kabupaten Layak Anak, Proklim 2019, dan Kabupaten Sehat – Swasti Saba Padapa, serta pengharagaan lainnya.

Di sektor infrastruktur, daerah ini terus gencar melakukan pembangunan sehingga demi memberikan fasilitas untuk masyarakat, memperbaiki jalan rusak  di Babelan. Tidak hanya pembangunan infrastruktur saja, tetapi  peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran aliran kepercayaan sesat yang berkembang di Indonesia. Melalui Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, dibentuk  Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan (KORPAKEM).

Msyarakat  daerah ini pun dapat menikmati berbagai  kemajuan di bidang kesehatan. Daerah ini pun  telah memiliki Public Safety Centre (PSC) 119 yang merupakan layanan gratis kegawatdaruratan kebidanan, atau kegawatdaruratan umum yang  sudah dituangkan dalam  Peraturan Bupati No.79 Tahun 2017.

Pemerintah Daerah  juga  melakukan penanganan sampah atau limbah di sepanjang dataran kali. Seperti Kali Jambe, Kali Busa atau Kali Menir, Kali Pisang Batu, dan Kali di sepanjang jalan abu bakar. “Normalisasi terhadap sungai di daerah ini sudah dilakukan. Kendalanya memang sampah  juga datang  dari luar daerah.

Antusiasme dan keaktifan warga  atas pertumbuhan dan perkembangan daerah ini, sudah semakin membaik. Apalagi  media sosial  sudah jadi media informasi dan pelayanan pengaduan yang efektif bagi aparatur Perangkat Daerah maupun masyarakat untuk  menyampaikan kegiatan Perangkat Daerah terkait  perkembangan daerah ini.

Media sosial juga digunakan sebagai wadah untuk mengunggah saran, kritik maupun aduan  masyarakat, salah satunya menggunakan aplikasi SP4N LAPOR,  sebuah kanal layanan.

Dan  di era kemajuan teknologi yang semakin pesat ini,  Kabupaten Bekasi juga terus mengimbangi kemajuan teknologi dalam sektor Pelayanan Publik melalui inovasi aplikasi berbasis online yang dinamakan Bebunge atau Bekasi Nyambung Bae. Aplikasi ini pun akan terintegrasi dengan call centre 112 yang diharapkan akan memudahkan masyarakat dalam Pelayanan Publik.

“Pelayanan publik akan terus kita perbaiki. Dengan adanya Bebunge ini masyarakat dapat melaporkan infrastruktur, penggunaan ambulance, atau hal-hal lain yang ingin masyarakat tanyakan mengenai pelayanan publik,” kata Bupati Bekasi.

Tidak hanya aplikasi Bebunge, tetapi Kabupaten Bekasi juga sudah meluncurkan aplikasi e-Library pada Oktober lalu. Aplikasi perpustakaan digital ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat  untuk membaca buku-buku pilihan secara online. Tidak hanya membaca buku saja, masyarakat juga bisa meminjam buku secara gratis baik secara online maupun offline.

“Dari peluncuran ini diharapkan dapat meningkatkan gemar membaca. Dengan peluncuran ini, masyarakat yang berliterasi, aplikasi ini juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam upaya mencerdaskan bangsa,” jelas Eka.

Sebagai Kabupaten yang memiliki Kawasan Industri terbesar se Asia Tenggara, Perangkat Daerah Kabupaten Bekasi memanfaatkan hal tersebut dengan dibuatnya Peraturan Bupati No.9 Tahun 2019 tentang perluasan kesempatan kerja. Hal ini dilakukan guna menekan angka pengangguran di Kabupaten Bekasi. Hal ini terbukti, secara umum Tingkat Pengangguran Kabupaten Bekasi mengalami penurunan dari 10,97 % turun menjadi 9,69 % .

“Intinya bagaimana kita akan membangun sebuah komunikasi, yang diharapkan pemerintah dan pihak kawasan industri juga ikut turut serta dalam membangun Kabupaten Bekasi bersama tentunya dalam hal memberikan kesempatan untuk masyarakat Kabupaten Bekasi mendapat pekerjaan.” tutur Eka.

Di tahun 2019 ini tentunya tidak semua agenda kerja Pemerintah Kabupaten Bekasi terealisasikan. Pemerintah Kabupaten Bekasi telah mempersiapkan berbagai pembangunan untuk kemajuan Kabupaten Bekasi lebih baik lagi di tahun 2020, meliputi : Infrastruktur (Kampung Berseka dan BEBENAH), pendidikan (Impelentasi Pendidikan Berkarakter), tenaga kerja (peningkatan kesempatan kerja), pelayanan publik (Mall Pelayanan Publik di Lotte Mart Cikarang), kesehatan (Universal Health Coverage), Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya (Diorama Sejarah Gedung Juang), Tata Kelola Pemerintahan (Smart Village), Bidang Lingkungan Hidup (Environtment Pollution Control Manager).

Tidak hanya itu, komunikasi dan interaksi yang terjalin antara Bupati dengan Perangkat Daerah di Kabupaten Bekasi juga diharapkan kedepannya dapat semakin harmonis guna menjamin keterlaksanaan tahapan visi dan misi Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi dan segenap Jajaran Perangkat Daerah pun mengajak kepada segenap warga Kabupaten Bekasi untuk selalu ikut berpartisipasi secara aktif guna membantu mengembangkan Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik lagi bersama dengan Bupati Bekasi dan Jajaran Perangkat Daerah. Hal ini dilakukan guna mencapai semangat dan harapan baru di tahun 2020, Bupati Bekasi bersama dengan Jajaran Perangkat Daerah tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dan dukungan dari masyarakat Kabupaten Bekasi. Tentunya untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi menuju Bekasi Baru Bekasi Bersih. (*/hem)

 

Komentar