Bapenda Cetak Massal SPPT PBB-P2 Untuk Percepat Pencapaian Target

Peristiwa295 Dilihat

BeTimes.id – SPPT dan PBB-P2  dicetak lebih awal sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk mengindari keterlambatan pendistribusian kepada Wajib Pajak (WP). Sehingga diharapkan  target penerimaan pajak bisa tercapai lebih cepat pula.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Uju, mengapresiasi kerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat yang mencetak massal lebih awal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT), Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Cetak SPPT dan PBB-P2  secara massal itu dimulai dengan penekanan tombol di kantor Bapenda yang dilakukan Sekda Uju, Kamis (23/1). Dengan demikian, pendistribusiannya bisa lebih cepat dilakukan yang diharapkan berdampak positif dalam pencapaikan target pajak.

“Setelah ditetapkan SPPT, supaya segera didistribusikan dan pastikan  sampai ke WP. Dan jika ada SPPT yang tidak sampai, supaya segera dikembalikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi Herman Hanapi menjelaskan, ini  untuk melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pajak Daerah. Di mana Pajak Daerah  itu, merupakan sumber Anggaran Pendapatan  dan Belanja Daerah (APBD) yang digunakan pemerintah untuk menjalankan berbagai program pembangunan.

” PBB-P2 merupakan  sumber Pendapatan Daerah yang cukup potensial sebagai sumber pembiayaan kegiatan pemerintahan,” katanya.

PAD  katanya, juga dapat menunjang  pembangunan daerah dan mensejahterakan masyarakat. PBB-P2 Kabupaten Bekasi rnempunyai kontribusi terhadap pendapatan daerah sekitar 20%.

 

Herman Hanapi  memaparkan, target PBB-P2 tahun 2020  sebesar Rp.553.186.313.757. Potensi PBB-P2 tahun 2020 mengalami kenaikan  sebesar Rp. 78.121.565.733, atau setara mengalami kenaikan 15,53% dari tahun 2019 sehingga menjadi RP. 581.248.982.629. Dengan jumlah total SPPT sebanyak 1.025.820 lembar,  dijadwalkan selesai didistribusikan pada akhir bulan Februari.

“Artinya dalam setiap tahun wajib pajak mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ujarnya. 

Dikatakan,  setelah dicetak  semuanya akan dibagikan kepada seluruh Objek Pajak (OP) yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi, “Teknisnya bisa disalurkan langsung tim pendapatan atau melalui camat, desa dan kelurahan untuk diserahkan kepada Wajib Pajak di wilayah masing-masing,” tuturnya.

Sebagai tanda dimulainya cetak masal SPPT PBB P-2, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi bersama Kepala Bapenda didampingi seluruh Pejabat Struktural di lingkup Bapenda  melaksanakan percetakan secara simbolis SPPT PBB P2 dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. (hem)

 

Komentar