Bupati Bekasi: Peningkatan Kualitas SDM, Pelayanan Publik dan Infrastruktur Akan Difokuskan Tahun 2021

Uncategorized351 Dilihat

BeTimes.id-Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja akan memfokuskan  Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pelayanan Publik dan Infrastruktur agar pembangunan dapat dirasakan masyarakat. 

“Peningkatan kualitas SDM, pelayan publik, dan infrastruktur terintegrasi yang berwawasan lingkungan akan menjadi fokus kami” kata Eka ketika membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Bojongmangu dan Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (27/1).

Dikatakan, musrenbang tingkat kecamatan merupakan tahapan dari perencanaan pembangunan daerah. Di mana pihaknya menggagas tema perencanaan pembangunan daerah 2021. “Tema tersebut dititik beratkan pada upaya meningkatkan kualitas SDM masyarakat, perbaikan pelayanan serta pembangunan infrastruktur ramah lingkungan,” ujarnya. 

Eka mengatakan, dalam upaya meningkatkan kualitas SDM, perlu dukungan dan kerjasama semua pihak. Dan  terdapat delapan prioritas pembangunan pada tahun 2021, di antaranya Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, Persampahan dan Lingkungan Hidup, Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya, Ketenagakerjaan, serta Pelayanan Publik.

Khususnya di bidang pendidikan, Eka berharap masalah meublair sekolah agar bisa terselesaikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, bantuan biaya pendidikan untuk masyarakat miskin serta implementasi kurikulum berkarakter

“Saya ingin masalah meublair dirapihkan, sekolah yang sudah mulai roboh atau bangunan yang memang harus diperbaiki, kita perbaiki dulu. Tahun 2021 kita susun anggaran beasiswa bagi masyarakat yang kurang mampu dan berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ucapnya

Eka juga ingin jaminan kesehatan masyarakat miskin melalui BPJS, dan Jamkesda lebih ditingkatkan lagi, termasuk  peningkatan status puskesmas pembantu menjadi puskesmas.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi juga akan menggelontorkan dana masing-masing senilai Rp 1 miliar setiap desa yang dikhususkan untuk memperbaiki infrastruktur agar tercipta pembangunan yang merata di daerah ini.

“Progam Satu Miliar Satu Desa akan dimulai  tahun 2021 mendatang, sehingga melalui Kepala Desa harus mengusulkan pembangunan apa yang diperlukan warganya agar desa  bisa lebih maju dan tidak tertinggal dengan desa-desa lainnya,” ungkap Eka

Di samping itu, juga terdapat program pengentasan kawasan kumuh melalui Berseka (Bersih, Sehat dan Berkah) termasuk Bebenah (Bedah Nata Rumah). “Rumah tak layak huni kita anggarkan Rp27 juta per rumah  bagi 2.000 rumah melalui program bebenah.Dan akan ditingkatkan  ke tahun berikutnya, sehingga  tidak ada lagi rumah roboh atau tidak layak huni,” tuturnya. 

Di Bidang Inovasi dan Tata Kelola Pemerintahan, Eka juga ingin di tahun 2021 peningkatan honor RT/RW, Linmas, Kader PKK dan Kader Posyandu dari Rp.  700.000 menjadi Rp. 1 juta.  Dan dengan program tersebut, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta adanya pemerataan pembangunan menjadi lebih baik lagi di masa mendatang. (hem)

 

Komentar