Bupati Bekasi: Pembangunan Gedung Sekolah Akan Diprioritaskan

Peristiwa277 Dilihat
BeTimes.id-Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja berjanji akan memprioritaskan pembangunan gedung sekolah yang kondisinya nyaris ambruk dan fasilitas lainnya untuk kelancaran belajar mengajar.
Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tahun 2021 di kantor Kecamatan Cikarang Timur, Selasa (28/1), Bupati mengatakan sektor pendidikan ini salah satu  program prioritas.
Masih banyaknya sekolah-sekolah yang hampir ambruk dan tidak mempunyai fasilitas yang memadai hingga menghambat proses belajar mengajar. “Tuntaskan urusan pembangunan sekolah, tidak boleh ada yang mengusulkan pembangunan sekolah baru, jika masih banyak  yang tidak terurus dan tidak layak untuk digunakan,” ujar Eka.
Sektor pendidikan menjadi pusat perhatian Bupati yang harus segera dituntaskan. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar bisa berjalan dengan baik.
Prioritas lainnya adalah masalah kemacetan yang harus duatasi dengan membangun jalan-jalan alternatif.
Eka meminta kepada Camat dan para Kepala Desa untuk menginventarisir jalan pada Daerah Aliran Sungai (DAS), karena masih ada  yang belum digunakan sebagaimana mestinya.
“Jalan-jalan alternatif yang akan dibangun ini, akan menjadi solusi masalah kemacetan. Maka, Camat dan para Kepala Desa supaya segera menginventarisir  untuk kemudian ditindaklanjuti,” kata mantan Ketua DPRD ini.
Eka juga menyinggung banyaknya masyarakat berprestasi yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena masalah biaya.
Sehingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan mengadakan program beasiswa pendidikan hingga jenjang perkuliahan. Tidak hanya itu, biaya hidup semasa kuliahpun akan ditanggung Pemkab.
Untuk mensukseskan program-program tersebut, Eka meminta kepada Kepala Dinas terkait sebagai Leading Sector bekerjasamaù.
“Ya contohnya terkait masalah beasiswa untuk masyarakat tidak mampu, kita akan menjadikan Dinas Sosial (Dinsos) sebagai leading sectornya yang akan mengkoordinasikan masalah ini ke kecamatan dan kelurahan,” katanya. (hem)

Komentar