Sektor Wisata Salah Satu  Prioritas Di Kecamatan Pebayuran

Peristiwa274 Dilihat

 

BeTimes.id-Kecamatan Pebayuran akan memprioritaskan sektor wisata  sebagaimana disampaikan Camat setempat Cecep Supriadi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Uju di Islamic Boarding School, Al-Binaa,  Rabu (29/1).

Ini sesuai dengan program prioritas Bupati Bekasi  Eka Supria Atmaja dalam membangun  daerah lumbung padi Jawa Barat ini. “Mendukung tagline Bekasi baru Bekasi bersih. Kami  mengidentifikasikan, dibutuhkan inovasi untuk melaksanakan fungsi pemerintahan yang didukung  Sumber Daya yang kompetitif dan profesional,” kata Camat.

Setelah dilakukan monitoring, sektor wisata salah satu prioritas, di samping sektor infrastruktur, pendidikan, dan normalisasi saluran air yang harus mendapat perhatian.

Menurut Sekda Uju, sejalan dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),  dan sesuai Rancana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) mewujudkan Kabupaten Bekasi ke arah lebih baik, sehingga setiap unsur yang terlibat memiliki komitmen tinggi.

“Tema pembangunan 2021, sejalan dengan RPJMD tahun ke-4. Bagaimana kita ingin mewujudkan visi bersinar, berdaya saing, indah dan ramah lingkungan di tahun 2022. Itu merupakan komitmen kita,”singkat Uju.

Dikatakan, setiap perencanaan harus sesuai dengan kebutuhan, bukan hanya keinginan, karena  kemampuan keuangan (viskal) terbatas, sehingga harus dipilih sesuai skala prioritas.

“Kepada Lurah/Kepala Desa, diharapkan memonitor langsung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Pemenuhan meubelair sekolah, jangan sampai ada lagi yang rusak,” tegasnya.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Uryan Riana berharap  agar masyarakat  berperan aktif dan pembangunan di wilayahnya. “Masyarakat  harus terlibat dalam pembangunan sesuai  yang direncanakan dan diusulkan.  Namun, jangan sampai  ada tumpang tindih (overlapping) anggaran. Maka harus betul-betul melihat lapangan. Dilihat dari dana desa atau Alokasi Dana Desa (ADD),” tambahnya. (hem)

 

Komentar