HUT PDI Perjuangan,  1500 Bibit Pohon Bantaran  DAS Citarum Ditanam

Politik216 Dilihat

BeTimes.id- Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan melakukan penanaman pohon di bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Kampung Sambo, Desa Karang Harja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,  Minggu (2/20).

Gerakan  penanaman 1500 bibit pohon serentak  itu, dihadiri Anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, DPRD Kabupaten Bekasi dan ribuan kader banteng moncong putih itu. Aksi ini dalam rangka peringatan  HUT PDI Perjuangan ke-47 dan ucapan syukur atas bertambah usianya Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ke-73, pada 23 Januari lalu.

Hari ini adalah penanaman pohon serentak, di daerah yang sangat penting bagi peradaban terutama Provinsi Jawa Barat, tanah parahyangan, tanah Sunda, kata Rieke Diah Pitaloka dalam sambutannya.

” Sungai Citarum berada di muara, maka Ibu Megawati sekarang  berada daerah hulu  di Kabupaten Bandung. Sungai ini juga sejarah peradaban dari Tarumanegara dan Padjajaran,” kata mantan calon Gubernur Jawa Barat ini.

RDP,  sapaan akrabnya mengatakan, Kabupaten Bekasi  sebagai kawasan industri dengan ribuan perusahaan justru semakin subur. Apalagi, tidak disertai penambahan untuk tumbuhnya pohon. Sehingga, penanaman bibit pohon jangan dijadikan sebagai simbolis.

“Rakerda PDI Perjuangan mendatang  tanggal 7-9 Februari, akan ada rekomendasi, yaitu pemulihan atau  konservasi terhadap daerah aliran Sungai Citarum. Mudah-mudahan kita juga bisa melibatkan industri-industri, CSR-nya untuk membantu kehidupan masyarakat di sekitar kawasan sungai citarum,” jelas dia.

Anggota DPR RI tiga periode  dan akrab dipanggil dengan  Oneng di Film Bajai Bajuri ini juga mencatat beberapa perihal penting terkait garis sepadan sungai. Apalagi, sering ditemukan adanya oknum yang melakukan galian C, untuk kepentingan bisnis dan merusak alam.

“Melihat kondisi sungai saat ini sangat miris. Kasihan warga yang mungkin sebagian orang mendapatkan keuntungan ekonomi, tapi kerusakan ekonomi dan kerusakan psikologis. Karena warga yang nantinya terkena bencana  lebih banyak yang dikorbankan,” ucap RDP.

Rieke menambahkan, persoalan kerusakan alam, pihaknya akan membentuk agenda  membenahi Sungai Citarum dengan mengajak diskusi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Kebetulan Pak Herviano di Komisi V DPR RI. Kita akan berdiskusi di DPR RI, saya di Komisi VI dan Pak Ananta Wahana anggota komisi VI, beliau di komisi bidang industri. Kita akan bekerjasama untuk membenahi Sungai Citarum, karena ini sungai yang penting bukan hanya untuk Jawa Barat,” pungkasnya. (*/hem)

 

Komentar