Disdukcapil Kabupaten Bekasi Cetak   191.442  E-KTP

Peristiwa372 Dilihat

 

BeTimes.id-Pencetakan massal sebanyak 191.442  kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  (Disdukcapil) Kabupaten  Bekasi.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi Hudaya  mengatakan, tidak seluruh Kabupaten atau Kota di Indonesia mendapat kesempatan tersebut setelah Direktorat Jenderal (Dirjen) Kependudukan Dan Pencatatan Sipil  Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia  meminta kesanggupan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Bekasi untuk dapat menyelesaikan permasalahan e-KTP.

“Atas upaya yang dilakukan dan dukungan Bupati, kami sampaikan kesanggupan untuk menyelesaikan Pencetakan E-KTP di hadapan Dirjen Dukcapil,” katanya.

Ditambahkan Hudaya, bahwa Pemkab Bekasi diminta menyelesaikan pencetakan E-KTP baik Print Ready Record (PRR) maupun Surat Keterangan, dan antrian di Kecamatan agar dapat selesai  awal Maret 2020.

Hudaya menjelaskan, sejumlah operator Kecamatan dan operator Disdukcapil  dikerahkan  dari pagi hingga malam hari sebagai upaya pemenuhan pencetakan massal e-KTP. Dan diharapkan, semua  berkomitmen untuk menyelesaikan tepat waktu.

“Ini perlu kerja keras dan keseriusan, agar mampu menyelesaikan target yang ditetapkan  Dirjen Dukcapil Kemendagri baik semua data PRR (Print Ready Record) maupun yang masih menggunakan Suket,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bekasi Eka Supria Atamaja yang memantau langsung proses pelaksanaan pencetakan E-KTP mengatakan, permasalahan pelayanan publik harus segera diselesaikan.

“Masalah  pelayanan publik, terkait  e-KTP jadi primadona di masyarakat. Dengan pelayanan  yang  baik  dapat dirasakan pada masyarakat,” ungkap Eka.

Kedatangan Bupati  memberikan semangat kepada staf yang bertugas. Sebanyak 46 orang operator Kecamatan dan operator Disdukcapil dikerahkan  menggunakan 24 mesin percetakan sejak  3 Februari hingga  awal Maret 2020. Hal itu dilakukan agar dapat menyelesaikan target  tepat waktu.

“Para petugas diharapkan tetap bersemangat agar selesai tepat waktu. Saya sengaja  datang melihat secara langsung, luar biasa semangat bapak-bapak sekalian. Semoga program berjalan dengan baik,” terangnya.

Bupati menekankan, akan menindak tegas jika masih ada pungli dalam segala proses pembuatan administrasi Kependudukan dan pelayanan publik lainnya. “Sudah  dibuat surat edaran atau Whatsapp (WA) Grup selain Disdukcapil  juga kepada masing-masing perangkat daerah. Semua yang terkait  pelayanan publik, ditegaskan, jika masih ada pungli, saya akan tindak tegas,” tandasnya. (hem)

Komentar