Atal S.Depari Mengapresiasi Perhelatan HPN Libatkan 12 Organisasi Pers Bekasi Raya 

Pendidikan308 Dilihat

 

BeTimes.id – Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari mengapresiasi perhelatan Hari Pers Nasional (HPN) melibatkan 12 organisasi pers di wilayah Bekasi Raya yang akan digelar di Gedung Theater Graha Pariwisata Kabupaten Bekasi, Jumat (14/02) mendatang. 

Bahkan, mantan Pemimpin Redaksi Harian Sinar Pagi dan Harian Berita Kota ini berjanji akan hadir dalam acara tersebut. Karenanya, ia juga minta supaya Ketua Dewan Pers dan Ketua PWI Jawa Barat diundang. “Saya minta Ketua Dewan Pers juga diundang dan Ketua PWI Jawa Barat harus hadir,” katanya.

Hal itu diungkapkannya ketika ditemui Ketua Panitia HPN Bekasi Raya Doni Ardon di gedung Mahligai Nusantara, Banjarmasin  Minggu (09/02).

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Dewan Pers periode 2019-2022 H. Mohammad Nuh. Dan mengapresiasi kepanitiaan HPN ke-74 tahun 2020 tingkat Bekasi Raya yang terbentuk atas inisiatif, kekompakan dan kerjasama 12 organisasi di daerah yang berbatasan dengan ibukota Jakarta ini.

“Hari baik dan tanggal yang baik dan waktunya pun sangat tepat, Insya Allah jika tidak ada halangan saya datang ke Bekasi,” ungkapnya.

Rencananya, kedua tokoh pers tersebut hadir sebagai tamu kehormatan pada puncak perayaan HPN Bekasi Raya.

Secara terpisah, Sekretaris PWI Provinsi Jawa Barat, H. Maman megatakan gaung HPN di Bekasi Raya sudah booming di medsos dan WhatsApp Group PWI.  “Gaungnya kenceng di grup oleh ketua PWI Bekasi Raya, Melody Sinaga. Insya Allah saya akan mengatur jadwal Ketua PWI Jawa Barat dan jika beliau sibuk saya yang akan menghadirinya,” terang H. Maman.

Berdasarkan pantauan, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 dibuka lebih awal sehari sebelumnya oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (8/1).

Dalam sambutannya, Jokowi lebih banyak menyinggung keseriusan pemerintah untuk percepatan pemindahan ibukota.

Menurutnya, konsep pembangunan ibu kota sudah dirancang untuk memenuhi semua kriteria yang diperlukan. Termasuk memperhatikan aspek lingkungan.

“Kita akan menerapkan gaya kota abad 21 yang rendah karbon, yang peduli pada lingkungan, sangat hijau, green city, smart city,” ujar Jokowi. (hem)

Komentar