Bupati Bekasi dan Bupati Karawang, Resmikan Jembatan Penghubung Pebayuran – Rengasdengklok

Uncategorized369 Dilihat

BeTimes.id-Jembatan penghubung Pebayuran, Kabupaten Bekasi dengan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, diresmikan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bersama Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Rabu (12/2).

Dengan pembangunan ini, transportasi antar kedua daerah semakin cepat. Karenanya, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja berharap agar masyarakat tetap menjaganya, sehingga jembatan itu tidak cepat rusak. Jembatan itu sendiri dibangun berkat kesepakatan dan komitmen Pemda Kabupaten Bekasi dan Pemda Kabupaten Karawang.
“Jembatan yang sudah dibangun dua daerah ini, menjadi kebanggaan masyarakat Bekasi – Karawang yang akan memperlancar arus transportasi barang dan jasa, serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Eka.

Pihaknya merasa senang karena jembatan yang sudah dibangun beberapa tahun, ternyata sudah bisa digunakan khususnya masyarakat Pebayuran dan Rengasdengklok, apalagi pembangunannya sangat dinanti masyarakat setempat.
“Jembatan ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian karena mempermudah transportasi karena lebih murah dampak akses jalan yang menghubungkan kedua daerag. Jadi secara ekonomi ini dapat membantu sekali,” kata Eka
Dengan dibangunnya jembatan Pebayuran-Karawang, Eka berharap masalah kemacetan yang selama ini dapat berkurang, komunikasi dan silaturahmi bisa terjalin dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, mengaku senang karena jembatan yang sudah lama dinanti masyarakat Pebayuran- Rengasdengklok, akhirnya bisa dirasakan manfaatnya.
Selain dapat mempererat tali persaudaraan, Cellica berharap jembatan tersebut dapat memperlancar akses bagi masyarakat. Sehingga mampu menggerakan roda perekonomian masyarakat Bekasi-Karawang. “Saya berharap, jembatan ini memberikan keberkahan bagi masyarakat dan memberikan sebuah animo kebaikan. Dan semoga Karawang-Bekasi lebih maju dan makin sukses ke depannya lagi,” tutur Cellica.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha memaparkan, anggaran yang sudah dikeluarkan untuk membangun jembatan tersebut yakni mencapai 45 miliar. Dari Kabupaten Bekasi panjang jembatan yakni 909 meter, sedangkan Kabupaten Karawang 308,5 meter. Jadi panjang keselurahan 1217,5 meter, sehingga merupakan jembatan terpanjang di Bekasi dan Karawang.

Pembangunan jembatan tersebut melalui beberapa tahap anggaran, yakni pada tahun 2017, dimulai membangun pondasi dan jalan pendek dengan anggaran masing masing Kabupaten.

Tahun 2019, dengan anggaran Rp 24 miliar, membangun jembatan dengan konstruksi rangka baja desain atap melengkung dan bangunan pelengkap jalan dan jembatan trotoar, PJU dan pelindung pondasi bisa diselesaikan tepat waktu.
Diakhir acara, kedua Kepala Daerah yakni Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya jembatan tersebut. (hem)

Komentar