Bernuansa SARA, PN Bekasi Akhirnya Menyidangkan Empat Oknum ASN Setempat

Hukum466 Dilihat

BeTimes.id — Empat oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bekasi yang diduga melakukan penghinaan bernuansa Suku Ras Agama dan Antar golongan tertentu akhirnya disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, Rabu (19/2/2020).

Keempat oknum tersebut ialah pegawai Puskesmas Pedurenan Kota Bekasi, yang melakukan penghinaan melalui grup WhatsApp terhadap korban Tiurma Florida, (pegawai yang sama).

Pantauan bekasitimes.id, sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim PN Bekasi, Adeng Abdul Kohar, meminta keempat terdakwa untuk koperatif didalam persidangan.

Alasannya, keempat terdakwa tersebut Nursiah, Nurdin Hidayat dan Wida Rosmala serta Dewi Fitriana Anggrawati tidak dilakukan penahanan badan.

“Saya ingatkan sama kalian para terdakwa, bahwa kalian sekarang ini adalah tahanan kota. Tapi, bukan berarti kami setiap saat tidak bisa mengubah status tahanan kalian, nenjadi tahanan rutan. Jadi, tolong koperatif,” kata Adeng, usai mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Acara sidang yang kali ini hanya mendengar dakwaan dari JPU Kejaksaan Negeri Bekasi, Eko Supramurbada, rencananya akan dilanjutkan Senin (24/2/2020), dengan agenda pembacaan eksepsi dari pihak terdakwa.

JPU mendakwa keempat orang tersebut dengan ancaman 7 tahun penjara. Rury Arief Ariyanto, salah satu kuasa hukum terdakwa sepakat untuk mengajukan eksepsi dalam sidang berikutnya.

Berita sebelumnya, Manotar Tampubolon, kuasa hukum korban melaporkan keempat orang tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota dengan tuduhan membuat, menyebarkan berita palsu, hoax dan bernuansa SARA serta persekongkolan jahat terhadap kliennya. (tgm)

Komentar