Barang Bukti Berbagai Kasus Kejahatan Dimusnahkan Kejari Kabupaten Bekas

Uncategorized269 Dilihat
BeTimes.id-Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi memusnahkan barang bukti tindak kejahatan berupa narkotika jenis sabu-sabu seberat 173,9 gram  dari 74 perkara dengan cara dibakar bersamaan dengan ganja seberat 735,5 gram dari 11 perkara.  Satu perkara Ekstasi 80 butir dan obat-obatan terlarang  9.350 butir, Kamis (20/2).
Barang bukti yang dimusnahkan, merupakan hasil tindak pidana kejahatan sepanjang tahun 2019. Selain narkotika,  ada kosmetik berbagai jenis alat kecantikan dan aksesoris, obat-obatan ilegal, serta sejumalah alat komunikasi handphone dan senjata tajam. Ada 9 truk secara keseluruhan yang  dilakukan di 2 tempat, yaitu di Kantor Kejari dan gudang logistik di Kabupaten Karawang.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, RR Mahayu Dian Suryandari kepada sejumlah wartawan usai melakukan pemusnahan barang bukti, Kamis (20/2) mengatakan,  pemusnahan barang bukti ini merupakan yang pertama di tahun 2020 ini, dan dilakukan serentak di 2 tempat.
Berbagai cara pemusnahan barang bukti ini, yakni dengan alat pemotong dan alat berat, sementara untuk narkotika dimusnahkan dengan cara dilarutkan bersama air dan di blender.
Dikatakan Mahayu, barang bukti yang dimusnahkan totalnya ada 35 jenis  di antaranya  kosmetik ilegal, obat-obatan asal Tiongkok tanpa izin.
Menurut Mahayu, walau dilakukan di 2 tempat, pemusnahan barang bukti ini dilakukan melalui konferensi video. Jumlah barang bukti yang dimusnahkan ini, sebanyak sembilan truk.  “Untuk pemusnahan di Karawang memanfaatkan kemajuan teknologi,” katanya.
Jenis Obat ilegal yang dimusnahkan tersebut, yaitu 24 dus balsem merek Zam-Buk, 40 dus obat Cina merek Pi-Kang dan 10 dus jamu godok tanpa merek. Obat ilegal itu dimusnahkan dengan cara dilindas alat berat bersama 79 dus besar garam merek Himalaya dan 257 dus minuman Himalaya.
Barang bukti yang dimusnahkan setelah perkaranya diproses di persidangan,” katanya. (hem)

Komentar