Pemkab Bekasi dan BPS Gelar Rakor Sensus Penduduk 202

Hukum406 Dilihat

BeTimes.id–Rapat koordinasi Sensus penduduk tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2020 digelar di Ruang Rapat Bupati dihadiri Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Perangkat OPD dan Para Camat se Kabupaten Bekasi, Jumat (21/2).

Sensus penduduk untuk memastikan data kependudukan dengan  jumlah komposisi, persebaran dan karakteristik penduduk Indonesia, membentuk kerangka sampel  kegiatan statistik sepuluh tahun ke depan. Di samping itu, untuk memperoleh data parameter demografi sebagai dasar dalam menetapkan perencanaan dan kebijakan pemerintahan.

Hal ini disampaikan  Edi Rochyadi, Asisten Administrasi Umum Kabupaten Bekasi dalam sambutannya. Pelaksanaan sensus penduduk mandiri online bulan Februari hingga Maret 2020 akan menggunakan metode kombinasi, di mana Badan Pusat Statistik (BPS) akan memanfaatkan data registrasi penduduk dari Ditjen Dukcapil Kemendagri.

“Sehubungan dengan itu, saya memerintahkan kepada seluruh Perangkat Daerah dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi agar berperan serta dalam sensus penduduk 2020,” ujarnya.

Secara khusus kepada para Camat agar secara berjenjang mensosialisasikan kepada Kepala Desa dan Lurah serta kepada Ketua RW dan Ketua RT agar warganya berpartisipasi aktif dalam sensus penduduk mandiri online 2020.

“Semoga tujuan sensus penduduk  ini tercapai,  sebagai bahan perencanaan dan evaluasi pembangunan serta pengambilan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya

Statistik merupakan data yang diperoleh dengan cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis serta sebagian sistem yang mengatur keterkaitan antar unsur dalam penyelenggaraannya.

Ini sesuai UU nomor 16 tahun 1997 tentang statistik dan peraturan pemerintah nomor 51 tahun 1999 tentang penyelenggaraan statistik serta peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia, yang menyatakan bahwa pada setiap tahun berakhir dengan angka nol, Pemerintah harus menyelenggarakan sensus penduduk.

Berdikarjaya, Kepala BPS menambahkan Rapat Koordinasi ini diadakan dalam rangka memperkuat koordinasi seluruh jajaran Instansi Pemerintahan untuk berkomitmen dalam mensukseskan Program Nasional.

“Saya akan terus mendukung dan mendorong teman-teman di lapangan untuk terus bergerilya mensukseskan sensus penduduk online tahun 2020,”  katanya.

Berdikarjaya menambahkan Bekasi menempati urutan pertama secara populasi terbanyak di Jawa Barat. Sedangkan untuk capaian presentase nya, Bekasi menempati peringkat ke empat setelah Kuningan, Ciamis dan Sumedang.

“Pelaksaan sensus penduduk melalui online ini secara resmi telah dimulai tanggal 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020. Dan dapat diakses di sensus.bps.go.id,” tambahnya. (hem)

Komentar