IKM Terus Dipacu Agar  Produknya Mampu Bersaing di Pasaran

Bisnis317 Dilihat

BeTimes.id-Industri  Kecil Menengah (IKM) terus dipacu agar produk-produknya makin berkualitas. Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi pun melakukan  berbagai pelatihan, agar hasil produknya mampu bersaing di pasaran.

Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi Peno Suyatno. SH,MM kepada bekasitimes.id, Rabu (19/2)  mengatakan, para pelaku IKM harus melakukan berbagai inovasi, terutama dalam  meningkatkan kualitas makanan kemasan, sehingga tidak kalah saing dengan produk yang lain. Karenanya, secara bertahap  pelatihan  teknologi industri makanan kemasan dan label produk.

Bagaimana pun kata Peno, para pelaku IKM harus terus dibimbing, sehingga kelak bisa berkembang. Karena itu pula, tidak hanya sekedar dilatih, tetapi diupayakan agar para pengusaha besar bisa bekerjasama dengan para pelaku IKM. Yang besar bisa menopang yang kecil, sehingga diharapkan di masa mendatang IKM akan menjadi mapan.

Pelatihan teknologi industri makanan kemasan itu, sudah dilakukan sejak tahun sebelumnya, namun karena anggaran terbatas, sehingga secara bertahap bisa mengikuti pelatihan. Bagaimana membuat makanan kemasan yang berkualitas, sehingga ketika dipasarkan bisa diterima konsumen.  Melalui pelatihan yang dilanjutkan dengan praktek terkait teknik dan pembuatan kemasan produk pun dilakukan.

Diakui, dalam setiap pelatihan itu, tentu saja dengan menampilkan narasumber  yang sudah berpengalaman. Ada Praktisi dari Balai Besar Kimia dan Kemasan Kementrian Perindustrian Republik Indonesia atau   praktisi lainnya yang memang sudah mumpuni. Sehingga, dengan berbagai masukan dari nara sumber akan bisa menghasilkan produk yang lebih baik.

Pelatihan ini,  agar pelaku usaha IKM di daerah industri terbesar di Asia Tenggara ini, bisa menerapkan cara yang baik  dalam mengemas dan memberikan label produk mereka.

Dengan produk yang unggul, pasti pemasarannya akan unggul pula. Berbagai jenis makanan kemasan yang dihasilkan setelah mengikuti pelatihan selama ini, ternyata mampu bersaing di pasaran produk daerah lain. Dengan demikian, produk dari daerah lumbung padi Jawa Barat ini diharapkan bisa masuk ke retail atau penjualan yang lebih besar.

Diakui, di era digital  ini, persaingan memang semakin ketat. Sebab, pemasaran produknya pun sudah dilakukan melalui online. Makanya, para pelaku IKM harus meningkatkan  kemampuannya. Tidak hanya meningkatkan kualitas produknya, tetapi bagaimana memasarkannya dengan cepat. “Umumnya saat ini, produk-produk  IKM, sudah dipasarkan dengan menggunakan secara online menggunakan internet. Harus mampu mengikuti perkembangan zaman, sehingga selain produk berkualitas, juga pemasarannya bisa dengan cepat pula,” tandasnya.

Harus sejalan, kualitas produksi dengan pemasarannya yang baik, sehingga usaha itu bisa berkembang. Makanya, pihaknya juga berupaya menggandeng para pengusaha industri agar bisa mendukung usaha IKM ini, kata mantan Kabag Umum ini. “Mudah-mudahan, para pelaku IKM, kelap menjadi pengusaha yang cukup mapan,” katanya. (hem)

 

Komentar