Bupati Bekasi Tetapkan Daerahnya Status Tanggap Darurat Banjir

Peristiwa1755 Dilihat

BeTimes.id – Kabupaten Bekasi ditetapkan status tanggap darurat banjir  sejak tanggal 25 Februari hingga  2 Maret 2020.

Hal ini disampaikan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, dalam keterangan resminya di hadapan media usai meninjau wilayah terdampak banjir di Perumahan Dukuh Bima, Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Selasa (25/2).

“Kita sudah melakukan rapat koordinasi, hasil peninjauan lapangan serta rapat koordinasi  dengan Muspida dan Dinas terkait, bahwa status Kabupaten Bekasi saya tingkatkan dari status Siaga Darurat Bencana Banjir menjadi Status Tanggap Darurat Banjir,” tegas Bupati Bekasi.

Bupati Bekasi menjelaskan, curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan bencana banjir terjadi di beberapa wilayah, salah satunya di Desa Lambang Sari ini.

“Karena curah hujan yang cukup tinggi, menyebabkan bencana banjir terjadi. Laporan terakhir BPBD ada 20 Kecamatan di Kabupaten Bekasi terdampak bencana banjir,” jelasnya

Pemerintah Kabupaten Bekasi  terus melakukan langkah untuk melakukan penanganan bencana banjir. Dibantu dengan Unsur TNI/Polri serta relawan, Jajaran Pemkab Bekasi melakukan evakuasi, mendirikan posko bantuan, dapur umum serta mendistribusikan bantuan berupa makanan, logistik, maupun pakaian bersih.

“Selain membantu mengevakuasi korban banjir, kami juga akan mengaktifkan posko-posko yang ada di Kecamatan, Desa maupun Kelurahan untuk tetap siaga mengantisipasi kemungkinan yang bisa terjadi,  karena curah hujan masih tinggi,” ucap Eka

Eka menghimbau  masyarakat  agar tetap waspada serta menjaga kondisi kesehatan di tengah cuaca dan kondisi seperti ini.

Ditambahkan, jika masyarakat membutuhkan bantuan evakuasi, bisa menghubungi aparat pemerintah setempat.(hem)

Komentar