Pemkab Bekasi Sabet Peringkat Pertama Tata Kelola Kearsipan 

Peristiwa163 Dilihat

BeTimes.id – Penghargaan kembali diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dengan  kategori AA atau sangat memuaskan.

Sejumlah prestasi tingkat nasional telah diraih Pemkab Bekasi yang diharapkan semakin memotivasi untuk lebih maju di masa mendatang.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menyerahkan penghargaan itu kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi dalam Rapat Kordinasi Nasional Pengawasan Kearsipan Tahun 2020 di Hotel Sunan, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (26/2).“Kabupaten Bekasi mendapatkan nilai 91,08  (kategori AA) yaitu sangat memuaskan. Untuk tingkat Nasional kita di peringkat ke-6 dan di tingkat  Jawa Barat meraih peringkat pertama,” ujar Kepala Disarpus Dedy Supriyadi,  ketika diwawancarai.

Menurut Dedy, semuanya tidak terlepas dari kebijakan, komitmen, dan konsistensi yang dilakukan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dan jajarannya.

Dikatakan, atas capaian tersebut, pihaknya akan melakukan tindakan preventif agar prestasi Pemkab Bekasi lebih baik lagi di masa.mendatang.

“Tidak hanya puas dengan capaian ini, tetapi akan terus beruaaha bersama teman-teman di Disarpus.  Tidak hanya tertuju kepada Perangkat Daerah tetapi semua stakeholder. Semua yang menjadi sasaran atau target pembinaan pengawasan di dalam pengembangan atau tata kelola kearsipan,” katanya.

Dikatakan, rasa syukur dan terimakasihnya kepada segenap Perangkat Daerah yang telah ikut mendukung tata kelola kearsipan. Ini merupakan landasan  untuk melakukan tata kelola Kearsipan yang lebih baik lagi di daerah ini.

Pemkab Bekasi menerima penghargaan Kategori AA atau sangat memuaskan dengan penilaian evaluasi pengawasan kearsipan secara keseluruhan di setiap Perangkat Daerah. Kriteria yang menjadi penilaian diantaranya, dinamis, statis, pengembangan program, dan inovatif.

“Penilaian evaluasi itu secara keseluruhan dengan kriterianya, dinamis, statis, pengembangan program-program, inovatif. Tentunya, tidak terlepas dari peran serta dari Perangkat Daerah yang terlibat. Ke depannya, akan lebih ketat lagi dengan 2 komponen. Yakni 60 untuk Perangkat Daerah, dan 40 untuk Disarpus,” jelasnya.

Ia berpesan, agar seluruh elemen masyarakat dapat sadar arsip. Sesuai tema Rakornas Pengawasan Kearsipan pada tahun ini yaitu, Arsip Untuk Indonesia Maju.

“Arsip itu penting, untuk menjaga, memelihara, ataupun melestarikan budaya dan peradaban yang ada di Kabupaten Bekasi. Jadi, diharapkan betul-betul untuk sadar arsip,” tandasnya. (hem)

Komentar