PNBK Jilid III Jadi Panggung Budaya Sekaligus Penggerak Ekonomi Warga Bekasi

Peristiwa29 Dilihat

BeTimes.id — Ramainya Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu (30/8/2026), turut menggerakkan aktivitas ekonomi warga.

Sejak pagi, ribuan masyarakat memadati kawasan CFD untuk menyaksikan parade budaya dan berbagai pertunjukan seni. Keramaian tersebut ikut memberi peluang bagi pedagang makanan dan minuman, pelaku UMKM, hingga penyedia jasa yang terlibat dalam kebutuhan peserta acara.

Pergerakan ekonomi juga muncul dari kebutuhan para peserta parade, mulai dari sewa pakaian adat, jasa tata rias, perlengkapan pertunjukan, dokumentasi hingga transportasi. Sementara warga yang datang turut berbelanja makanan, minuman dan berbagai kebutuhan selama berada di kawasan acara.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan sebuah kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar secara langsung menciptakan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

“Ketika warga berkumpul, pasti ada aktivitas ekonomi yang ikut bergerak. Ada yang menyewa kostum, menggunakan jasa rias, membeli makanan, minuman sampai produk UMKM. Artinya, keramaian ini juga membawa rezeki bagi warga,” ujar Tri.

Menurut Tri, kegiatan di ruang publik perlu memberi manfaat yang lebih luas, termasuk membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk ikut tumbuh.

“Kita ingin kegiatan seperti ini manfaatnya dirasakan banyak pihak. Seniman punya panggung, anak-anak punya ruang berkarya, masyarakat punya hiburan, dan pedagang juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pendapatannya,” katanya.

Salah seorang pedagang makanan di sekitar CFD, Dedi (41), mengaku jumlah pembeli meningkat dibandingkan CFD biasanya.

“Dari pagi sudah ramai. Banyak yang habis lihat parade kemudian beli minum atau sarapan. Hari ini lumayan ramai,” ujarnya.

Hal serupa dirasakan sejumlah pelaku usaha yang menyediakan kebutuhan peserta parade. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai kontingen membuat kebutuhan kostum, tata rias dan perlengkapan pertunjukan ikut meningkat.

PNBK Jilid III menjadi salah satu contoh bagaimana kegiatan budaya dapat menciptakan efek berantai bagi masyarakat, mulai dari pelaku seni, pekerja kreatif hingga pedagang dan UMKM yang berada di sekitar lokasi kegiatan. (Adv/Dis)

Komentar