Ormas Diduga Peroleh Rp 1 Miliar dari Lahan Parkir Liar di RSUD Tangerang

Hukum671 Dilihat

Bahkan, khusus jatah untuk Reza, diberikan setiap hari alih-alih tiap bulan.”Kemudian hasil parkir tersebut dibagi kepada anggota PP untuk akomodasi ke kantor. Kemudian, memberikan iuran kepada organisasi,” ucapnya.

Dikatakan, memberikan iuran atau jatah kepada Ketua PP per harinya juga ada sampai dengan tiap bulan diakumulasi.

Sementara itu, hasil pungli diperoleh Rp5,8 M dalam 5 Tahun dari ratusan pedagang di SGC Bekasi Jawa Barat selama lima tahun.

Dia menyebut pungli yang dilakukan terorganisir karena dilakukan saat para pedagang pada malam hari.

Wira mengatakan SGC Bekasi beroperasi mulai dari pukul 23.00 WIB-05.00 WIB.”Perlu kami sampaikan bahwa dalam kegiatan pemerasan ini dilakukan secara terorganisir karena ini tersusun rapi,” tandasnya.

Berdasarkan hasil penyidikan ditemukan fakta bahwa para pelaku melakukan pemerasan dengan cara melakukan pengutipan uang kepada para pedagang dari tahun 2020 sampai dengan kemarin saat ditangkap dan dilakukan pada saat jam malam.

Wira mengungkapkan, pungli yang dilakukan berkedok uang keamanan. Jika pedagang tidak memberikan uang, maka anggotanya akan marah dan mengancam diusir.

“Selain itu, para pelaku saat mengutip uang keamanan, juga dalam kondisi mengonsumsi minuman beralkohol atau dalam kondisi mabuk,” jelasnya.

Akibat ancaman tersebut, para pedagang merasa takut karena diintimidasi dan terpaksa memberikan uang kepada anggota ormas .Wira menuturkan total keuntungan yang diperoleh ormas Trinusa dalalm menjalankan aksi punglinya selama lima tahun, khusus di SGC Bekasi, sebesar Rp5,8 miliar.

Komentar