Perkuat Sinergi, PDI Perjuangan Jakarta Timur Dorong Pemkot Tuntaskan Masalah Klasik Perkotaan

Politik432 Dilihat

Rio juga menyoroti pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Ia menyayangkan masih banyak warga yang belum mengetahui proses Musrenbang hingga tingkat kelurahan.

Selain itu, masalah mikro seperti saluran air tersumbat penyebab banjir, parkir liar, pengelolaan sampah, hingga jalan rusak tetap menjadi keluhan utama.

Di sektor pendidikan, Rio menyinggung fenomena putus sekolah yang masih ditemukan. “Ada siswa sekolah negeri yang putus sekolah bukan karena faktor ekonomi. Ini menunjukkan perlunya pembinaan lebih mendalam terhadap orang tua murid,” tambahnya.

Respon Wali Kota Jakarta Timur

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyambut baik masukan tersebut. Ia mengakui bahwa penataan wilayah Jakarta Timur tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan butuh kolaborasi dari berbagai stakeholder.

Munjirin mengungkapkan salah satu tantangan sanitasi yang cukup serius di wilayahnya. “Terkait kemiskinan dan ketimpangan, ada sekitar 23.000 warga yang masih buang air besar (BAB) sembarangan. Ini problematik yang harus diselesaikan, salah satunya dengan percepatan pembangunan septic tank bagi masyarakat,” jelas Munjirin.

Komentar