Jakarta Masuk Daftar Lima Besar Provinsi dengan Kasus TBC, Wagub Rano: Saya Cukup Terkejut

Pemerintahan67 Dilihat

“Waktu itu kampung saya terkenal dengan ‘Gang Tai’, maaf. Karena memang waktu itu kami kalau buang air di got. Sekarang ternyata pada tahun 2026, di Jakarta masih ada yang seperti itu. Tapi bagi saya, mari, tidak ada kata terlambat (untuk berubah),” tutur dia.

Rano mengakui, jumlah RW kumuh di Jakarta mengalami penurunan selama masa kepemimpinan Pramono Anung dan dirinya. Menurutnya, jumlah RW kumuh yang sebelumnya mencapai 468 kini berkurang menjadi 211 RW.

Dia mengemukakan, RW kumuh di Jakarta ini pada tahun 2017 sampai 2026 berjumlah hampir 468. “Tapi alhamdulillah, dalam waktu satu setengah tahun kami ada di Jakarta, kami bisa menekan hampir 50 persen. Sekarang RW kumuh di Jakarta tinggal 211. Itu menandakan hebatnya masyarakat ingin berubah,”tandas Rano.

Penurunan tersebut, lanjut Rano tidak hanya menunjukkan keberhasilan program pemerintah, tetapi juga meningkatnya kesadaran warga untuk memperbaiki kualitas lingkungan tempat tinggal mereka. Hal itu, kata Rano, terlihat dari tingginya minat masyarakat untuk membangun fasilitas sanitasi yang lebih layak.

Dia mengatakan, Sekitar 1.200 proposal pembangunan MCK komunal telah diajukan kepada PD PAL Jaya. “Artinya, saya di sini tidak melihat soal jumlahnya, tapi kesadaran masyarakat untuk mau berubah dan memperbaiki kesejahteraan kesehatan hidup,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *