BeTimes.id– Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur memperkuat pelibatan Forum Anak dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah. Kehadiran forum ini dinilai krusial untuk menjembatani kebutuhan nyata anak-anak di tengah tantangan demografi wilayah yang kompleks.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, saat mengukuhkan 31 pengurus dan 9 fasilitator Forum Anak Periode 2026–2028 di Ruang Pola, Kantor Walikota Jakarta Timur, Rabu (28/10).
“Forum Anak akan membantu Pemerintah Kota menyusun kerangka kerja tahunan. Semoga masukan dari forum ini benar-benar mencerminkan kebutuhan anak-anak di Jakarta Timur,” ujar Kusmanto.
Ia menjelaskan, karakteristik Jakarta Timur yang khas—dengan kepadatan penduduk tinggi serta wilayah terluas di DKI Jakarta—menuntut pendekatan khusus. Penanganan isu anak membutuhkan solusi partisipatif yang langsung menyasar akar masalah di lapangan.
“Melalui forum ini, kami berharap dapat merespons dan menyelesaikan setiap permasalahan anak di wilayah secara lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Jakarta Timur, Yan Murdian, serta Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Jakarta Timur, Ferlina Kirtiasih.
Ferlina Kirtiasih menjelaskan bahwa pengukuhan ini bertujuan memberikan legitimasi legal formal serta memperkuat komitmen pengurus dan fasilitator dalam menjalankan perannya.
Selain itu, kegiatan ini digelar untuk memicu partisipasi aktif anak sebagai pelopor dan pelapor (2P) dalam pembangunan, menyuarakan aspirasi pemenuhan hak anak, serta memperkuat sinergi antara Pemkot Jaktim, masyarakat, dan pemangku kepentingan.
“Kami berharap Forum Anak Jakarta Timur dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengidentifikasi persoalan anak, menyuarakan aspirasi sebaya, mengampanyekan pemenuhan hak anak, hingga melaporkan isu yang membutuhkan tindakan cepat,” tegas Ferlina.
Sementara itu, Ketua Forum Anak Jakarta Timur terpilih, Maydina Putri Sakinah dari SMAN 9 Jakarta, menyampaikan harapannya agar anak-anak di Jakarta Timur terhindar dari pergaulan bebas dan dampak negatif media sosial.
“Semoga anak-anak di Jakarta Timur tidak terjerumus pergaulan salah, serta terus termotivasi untuk mengukir prestasi yang lebih baik ke depannya,” tutur Maydina. (ralian)
