Kakek Prabowo Dikabarkan Masuk Kandidat Pahlawan Nasional, Menbud Fadli Zon: Tunggu Tanggal Mainnya

BeTimes.id– Kementerian Kebudayaan mengonfirmasi sebanyak 18 tokoh diusulkan untuk dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan 10 November mendatang. Salah satu nama yang santer dikabarkan masuk dalam daftarnya adalah kakek dari Presiden Prabowo Subianto, Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo.

Menanggapi kabar tersebut, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon meminta masyarakat untuk menunggu hasil putusan resmi yang akan diumumkan pekan depan. Menurutnya, seluruh nama yang terpilih telah melalui proses seleksi panjang dan memiliki rekam jejak perjuangan yang nyata.

“Nanti kita dengar saja hasilnya, ya. Orang yang terpilih ini adalah mereka yang sudah melalui proses panjang dengan jasa-jasa yang sulit untuk diperdebatkan, baik di bidang kebudayaan, ekonomi, maupun perjuangan bersenjata,” ujar Fadli saat ditemui di Kompleks Kemendikbudristek, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Fadli yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) menjelaskan bahwa jumlah tokoh penerima gelar tahun ini lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya yang biasanya berkisar 10 orang. Hal ini disebabkan banyaknya kandidat yang sudah memenuhi syarat (eligible) dan telah diusulkan berulangkali oleh masyarakat.

“Tahun ini, atas kesepakatan Dewan GTK, kami mengajukan semua yang memenuhi syarat dan Presiden telah memilih 18 nama. Ada kandidat yang usulannya sudah diajukan berulang kali—ada yang 3 kali, 5 kali, bahkan hingga 7 kali,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fadli memaparkan mekanisme seleksi yang transparan. Usulan dihimpun dari tingkat masyarakat, kampus, dan komunitas, lalu disaring oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GD). Hasil kajian dari Kementerian Sosial kemudian diserahkan kepada Dewan GTK sebelum akhirnya disampaikan kepada Presiden untuk keputusan final.

Pengumuman resmi nama-nama penerima gelar Pahlawan Nasional tersebut dijadwalkan berlangsung tepat pada Peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2026. “Prosedurnya sudah kita lewati dan telah diusulkan kepada Presiden. Siapa saja tokohnya, kita tunggu tanggal mainnya,” pungkas Fadli.(ralian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *