Bunuh Diri Siswa SD di NTT, Menteri PPPA: Cukuplah Sekali dan Terakhir

Pemerintahan157 Dilihat

BeTimes.id– Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi berharap tidak terulang kembali kasus serupa seperti yang dialami YBS (10) siswa SD di NTT yang meninggal dunia akibat bunuh diri.

Penyebab peristiwa ini, lanjut Arifah, terjadi karena kemiskinan yang solusinya membutuhkan kolaborasi lintas sektor, serta kerja sama dengan masyarakat.

“Ini harus diselesaikan bersama-sama lintas sektor, supaya sebagai antisipasi tidak terjadi lagi. Cukup sekali dan terakhir,” tegas Arifah saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2).

Arifah menuturkan, faktor ekonomi dan ketidakharmonisan keluarga bisa menjadi salah satu penyebab YBS nekat mengakhiri hidupnya.

“Mungkin penyebab utama adalah kemiskinan sehingga orangtua tidak bisa mendampingi secara utuh. Orangtuanya single parent yang bekerja sepanjang hari, mungkin komunikasi juga tidak terjalin dengan baik,” kata dia.

Komentar