Sekda Endin Samsudin :Antusiasime Masyarakat Terhadap Koperasi di Kabupaten Bekasi Meningkat

Pemerintahan47 Dilihat

Sekda Endin Samsudin Menyerahkan Nasi Tumpeng kepada Kepala Dinas Koperasi Hasan Basri dalam  Peringatan Hari Koperasi ke-79 dan Kesadaran Nasional tingkat Kabupaten Bekasi

BeTimes.id– Sekda Endin Samsudin  Antusiasme masyarakat terhadap koperasi terus meningkat, seiring dengan mulai berjalannya program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

“Koperasi di daerah ini mulai terlihat antusias masyarakat sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Bekasi, Hasan Basri sudah berjalan di sekitar 30 desa. Walaupun secara fisik bangunannya belum maksimal, namun di peringatan Hari Koperasi ini bisa semakin menambah minat masyarakat untuk bergabung menjadi anggota koperasi,” ujarnya, saat di wawancarai usai peringatan  Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Plaza Pemkab Bekasi, (17/7).

Upacara dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, sekaligus membacakan amanat Menteri Koperasi Republik Indonesia.

Peringatan dengan mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam gerakan koperasi.

Endin Samsudin mengatakan perkembangan koperasi di Kabupaten Bekasi menunjukkan tren yang semakin positif. Koperasi merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, semangat yang diwariskan Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia harus terus dihidupkan melalui peningkatan jumlah anggota maupun penguatan kelembagaan koperasi.

“Seperti disampaikan Menteri Koperasi, perekonomian bangsa Indonesia adalah koperasi. Karena itu, jika ingin meningkatkan kesejahteraan, mari menjadi anggota koperasi, sebagaimana  ia menjadi anggota Koperasi Praja Mukti,” katanya.

Ketika memimpin upacara, Endin membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Koperasi Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkokoh kembali posisi koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

Dalam amanat tersebut disampaikan di tengah berbagai tantangan global, koperasi harus semakin berdaya untuk memperkuat ekonomi rakyat serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

Pemerintah juga terus memperkuat kebijakan pengembangan koperasi melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Menteri Koperasi menyebutkan, pemerintah menargetkan lahirnya lebih dari 80.000 KDMP di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, lebih dari 1.000 koperasi telah mulai beroperasi sebagai langkah awal membangun ekosistem ekonomi berbasis masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga mendorong lahirnya koperasi modern yang memanfaatkan teknologi digital, kecerdasan buatan, analisis data, hingga sistem pembayaran modern agar mampu menjangkau generasi muda, pelaku UMKM, petani milenial, nelayan, serta pelaku ekonomi kreatif.

Tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, menurut Menteri Koperasi, mengandung makna bahwa Indonesia tidak akan menjadi bangsa yang maju apabila ekonomi rakyat masih tertinggal.

Seluruh insan koperasi diajak membangun koperasi yang profesional, modern, transparan, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Melalui peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap semangat gotong royong, kolaborasi, dan penguatan kelembagaan koperasi semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga koperasi mampu menjadi pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat perekonomian daerah. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *