Bagikan berita kami:

BeTines.id-Perayaan Natal harus dijadikan momentum kesolidan dan rasa membangun solidaritas baik sesama anak bangsa atau sesama keluarga besar Pemuda Batak Bersatu (PBB) di mana pun berada, khususnya di DKI Jakarta.

Ketua DPD DKI Jakarta DF Siringo-ringo mengimbau, agar seluruh anggota PBB DKI Jakarta ikut berkontribusi dan berpartisipasi membangun Jakarta, dengan saling toleran dan menghargai perbedaan.

“Perbedaan bukan suatu alasan dijadikan perpecahan, tapi sebaliknya menjadi rahmat untuk bisa hidup bersama-sama dalam bingkai bhineka tunggal ika. Karena itu hindari perpecahan dan berita-berita hoax, tetapi harus menyaring tidak memakan bulat-bulat,”tegas DF Siringo-ringo dalam kata sambutannya pada perayaan Natal PBB DKI Jakarta, Minggu (19/12).

Hadir Ketua Umum PBB Lambok F Sihombing, dan jajaran DPP PB beserta dewan pembina PBB. Dalam perayaan itu juga hadir Kapok Sahli Pangdam Jaya Brigjen TNI Yovensus Rosarindarta.,S.Pd.

Lebih lanjut, DF Siringo-ringo menegaskan, keluarga PBB harus mampu menjadi agen perubahan di Jakarta, dan ikut berbaur dan membangun negeri ini di tengah perbedaan.

“Pancasila sudah final sebagai ideologi bangsa yang tidak perlu diperdebatkan dalam rumah Indonesia. Mari kita bangun semangat harmoni yang toleran dan menghargai kemajemukan,”ujar DF Ringgo.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PBB Lambok F. Sihombing menegaskan, agar seluruh kader PBB menjadi contoh dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah tangga dan kehidupan masyarakat.

“Jadi para pengurus PBB harus baik dari tingkat pusat hingga ranting. Tidak ada alasan, harus menjadi contoh sehinga PBB dapat dilihat di tengah-tengah masyarakat,” tegas Lambok.

Sihombing juga meminta, agar seluruh anggota PBB tetap solid, bersatu dan rendah hati. Menurutnya, dua tahun PBB berdiri tetap akan mempertahankan nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.

“Karena itu tidak ada alasan setiap anggota PBB adalah pemimpin yang harus baik, bukan pura-pura baik. Harus mempertahankan keutuhan keluarga karena itu pertahanan sesungguhnya,”kata Lambok.

Lambok meminta Srikandi PBB memahami jati dirinya sebagai wanita batak yang lebih mengedepankan nilai-nilai luhur nenek moyang yang senantiasa dipegang teguh.

“Para Srikandi PBB jaga jati diri kalian dengan baik. Jika ada di organisasi melakukan perselingkuhan akan saya pecat. Jika saya selingkuh, saya siap mundur,”tukas Lambok.

Dalam acara perayaan Natal PBB, Pelayan Firman Pdt. Fuji D. Rajagukguk mengutip I Petrus 1: 22-25 mengakui, peran PBB di tengah masyarakat Batak sangat dirasakan.

Rajagukguk mengingatkan, agar tetap solid dan membuang rasa dengki dan iri hati kepada setiap anggota PBB. “Yang penting tetap doa, daya dan dana tetap menjadi modal bagi PBB,”terang Rajaguguk.

Seusai perayaan Natal, juga disuguhkan tarian dan nyanyian lagu daerah baik lagu Batak Toba, Batak Karo dan lagu daerah lainnya. Dan juga, menggelar undian kupon dengan berbagai hadiah, dengan hadiah utama sepeda motor. (Ralian)


Bagikan berita kami:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *