Gubernur Pramono Tambah Empat Pompa Untuk Bantu Tanggulangi Banjir di Rawa Buaya

Pemerintahan60 Dilihat

Pramono mengatakan, langkah ini disebut sebagai solusi jangka menengah dan panjang dalam penanganan banjir di ibu kota.“Kalau dibilang apakah (penyedotan) ini efektif apa enggak, menurut saya memang harus dipikirkan untuk penanganan jangka menengah dan panjang,” ujar Pramono.

Sementara itu, untuk penanganan jangka pendek, Pemprov DKI Jakarta masih mengandalkan operasi modifikasi cuaca (OMC) serta pembersihan saluran air dan selokan di berbagai wilayah. “Kemudian masyarakat untuk juga membantu agar tidak membuang sampah sembarangan,” tambah Pramono.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut penyempitan Kali Krukut menjadi salah satu penyebab banjir yang kerap terjadi, khususnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.“Kemang itu setiap tahun pasti banjir. Dulu Kali Krukut luasnya 20 meter. Itu sekarang yang namanya Kem Chicks saja belakangnya cuma 3 meter. Itu realita yang terjadi,” ujar Rano.

Menurut Rano, kondisi tersebut membuat normalisasi sungai menjadi langkah yang mendesak. Namun, tantangan terbesar bukan pada pembebasan lahan, melainkan pada proses sosialisasi kepada masyarakat.Rano menjelaskan, normalisasi, yang paling berat bukan masalah pembebasan lahannya, tapi sosialisasi ke masyarakatnya.

Menurutnya, butuh komunikasi yang intens untuk memindahkan warga ke rumah susun. “Mau enggak mau harus seperti itu. Itu realita. Makanya kami turun tadi, kita diskusi di atas, ada diskusi, ada kebutuhan yang harus kita lakukan ya itu kita evaluasi,” tambah Rano. (ralian)

Komentar