BeTimes.id– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat tren positif dalam program “Mudik ke Jakarta”. Hingga saat ini, nilai transaksi sementara telah menembus angka Rp 21 triliun.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai capaian ini merupakan cerminan tingginya antusiasme masyarakat untuk menghabiskan masa libur Lebaran di ibu kota.
“Sampai sebelum Lebaran, nilai transaksi sudah menyentuh sekitar Rp 21 triliun. Kami optimistis hingga penutupan program pada 31 Maret mendatang, nilainya bisa melampaui Rp 25 triliun,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/3).
Pramono menjelaskan bahwa kesuksesan program ini didukung oleh sinergi lintas sektor, mulai dari maskapai penerbangan, PT Kereta Api Indonesia (KAI), industri perhotelan, destinasi wisata, hingga pusat perbelanjaan.
Lonjakan Pengunjung di Destinasi Ikonik
Geliat ekonomi ini selaras dengan lonjakan jumlah wisatawan di berbagai titik ikonik Jakarta sepanjang periode 22–24 Maret 2026, yakni: Kebun Binatang Ragunan sebanyak 222.991 pengunjung, Ancol Taman Impian sekitatr 55.000 pengunjung, dan Monas kurang lebih 126.790 pengunjung.
Selain aspek ekonomi, Pramono memastikan bahwa pelayanan publik di Jakarta tetap terjaga selama masa libur panjang ini. Ia mengeklaim belum ada kendala berarti yang dilaporkan oleh masyarakat di lapangan.
“Hingga saat ini, layanan publik berjalan optimal dan relatif tidak terdapat keluhan signifikan dari warga maupun wisatawan,” pungkasnya. (ralian)












Komentar