Membasuh Prasangka, Merajut Persaudaraan: Pesan Damai dari Kediaman Jusuf Kalla

Pendidikan186 Dilihat

Pesan tegas pun dikirimkan kepada umat: tetaplah tenang dan bijaksana. Di era informasi yang cepat ini, warga diajak untuk tidak mudah terprovokasi oleh tafsir-tafsir liar yang berpotensi meretakkan tenun kebersamaan.

Harapan di Balik HarmoniMeski memuji sikap toleran mayoritas umat Muslim yang menjadi pilar harmoni bangsa, para tokoh gereja ini juga membawa titipan aspirasi yang jujur.

Mereka tidak menutup mata bahwa di beberapa titik, jemaat masih menghadapi kerikil tajam dalam beribadah dan mendirikan rumah ibadah.

Secara khusus, mereka menitipkan harapan kepada Pak JK untuk menggunakan pengaruhnya sebagai tokoh nasional guna memberikan perhatian pada kendala pendirian rumah ibadah, memastikan proses administratif dan sosial berjalan dengan adil dan baik, dan terus mengawal kerukunan agar tidak hanya menjadi slogan, tapi fondasi kokoh bagi keadilan bangsa.

Pertemuan malam itu diakhiri dengan keyakinan bahwa Tuhan tidak butuh dibela dengan kemarahan, melainkan dimuliakan melalui kasih yang tanpa syarat. Di bawah payung keberagaman, para pemimpin gereja dan Jusuf Kalla sepakat bahwa persaudaraan adalah modal utama Indonesia untuk melangkah maju.

Komentar