“Sebagai seorang ayah, saya selalu mengusahakan hadir di acara parenting sekolah dan mengambil rapor anak sendiri. Itu adalah salah satu bentuk kehadiran dan pola asuh yang positif,” ungkapnya.
Senada dengan hal itu, pakar pendidikan Retno Listyarti yang hadir sebagai pembicara menjelaskan bahwa pengasuhan positif harus dibangun lewat komunikasi, pengawasan, dan keteladanan orang tua.
Retno juga mengingatkan para orang tua mengenai tren kekerasan seksual anak di dunia maya, seperti cyber grooming (pembujukan digital) dan sextortion (pemerasan seksual) dengan ancaman penyebaran konten pornografi.
“Jika anak menjadi korban, langkah awal orang tua adalah memberikan edukasi digital dan perhatian penuh. Jaga privasi anak, serta bangun komunikasi yang terbuka tanpa menghakimi,” jelas Retno.
Apresiasi dari Pihak Yayasan
Ketua Yayasan Bhakti, Aditya S. Purnayudha, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Dwi Rio Sambodo atas fasilitasi kegiatan reses yang edukatif ini.
