Ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus mendukung pengembangan olahraga masyarakat demi mewujudkan warga yang sehat, bugar, dan produktif.”Kita bersatu melalui gerakan, senam, dan silat. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta Timur semakin sehat, kompak, dan solid dalam membangun kebersamaan,” ujar Munjirin.
Senada dengan Walikota, Ketua KORMI DKI Jakarta, Diana Dewi, mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, olahraga masyarakat tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga memperkuat persatuan dan melestarikan budaya.
Festival ini sekaligus menjadi momentum persiapan menuju Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027 di Palu, Sulawesi Tengah.
Selain kegiatan olahraga, festival ini juga diisi dengan pesan edukasi lingkungan melalui kuis interaktif mengenai pemilahan sampah rumah tangga (organik, anorganik, B3, dan residu).
Kemeriahan acara ditutup dengan kehadiran bazar UMKM produk unggulan lokal sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. (ralian)
