Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Raih Penghargaan Badan Publik Informatif Kategori Peranngkat Daerah

Diskominfosantik Kabupaten Bekasi  raih penghargaan

BeTimes.id–Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi meraih penghargaan sebagai Badan Publik Informatif kategori Perangkat Daerah pada Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026.

Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen Diskominfosantik dalam menjalankan keterbukaan informasi publik sekaligus memberikan pelayanan informasi yang dapat diakses masyarakat.

Sekretaris Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Eko Suparyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam pengelolaan informasi publik hingga meraih penghargaan tersebut.

“Terima kasih kepada teman-teman Diskominfosantik yang pada kesempatan hari ini menjadi yang kedua terbaik untuk badan publik kategori perangkat daerah informatif,” ujar Eko Suparyadi, usai kegiatan Digikomfest 2026 pada Rabu (16/09/2026).

Eko Suparyadi mengatakan, keterbukaan informasi publik perlu dijalankan dengan memperhatikan kebenaran dan validitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.

“Ini menjadi implementasi dari Kabupaten Bekasi menjadi badan publik yang informatif di tahun 2026. Sehingga kita mengimplementasikan dengan menjaga informasi yang memang harus kita berikan, keterbukaan informasi, kemudian validitas informasi juga dari sisi kehumasan,” katanya.

Di tengah perkembangan teknologi digital, pengelola informasi dituntut lebih cermat dalam memastikan setiap informasi yang akan dipublikasikan telah melalui proses pemeriksaan.

“Tantangannya sekarang adalah bagaimana kita bersama teman-teman tim di Diskominfosantik bisa memahami dan tentunya cek and recheck terhadap informasi atau isu-isu yang ada di masyarakat atau yang sampai ke pemerintah,” jelasnya.

Selain memastikan kebenaran informasi, Eko menekankan pentingnya penyajian konten yang menarik dan mudah dipahami agar pesan pemerintah dapat diterima oleh masyarakat secara lebih luas.

“Kalau kiat-kiatnya ya kita kembali lagi cek and recheck informasi tersebut, kemudian kita kemas dalam bentuk informasi digital yang menarik, tentunya yang dapat mudah dipahami oleh masyarakat,” tuturnya.

Eko berharap capaian tersebut dapat menjadi dorongan bagi perangkat daerah lainnya di Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan pengelolaan PPID, termasuk dalam penyediaan dan penyampaian informasi publik sesuai dengan tugas masing-masing.

“Dengan adanya penghargaan Digital Komunikasi Festival tahun 2026 ini salah satunya untuk mendorong dan merangsang teman-teman perangkat daerah, pengelola admin ataupun yang menangani kehumasan untuk lebih meningkatkan dan tentunya ini menjadi trigger bagi mereka,” ungkapnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *