BeTimes.id– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Kota Bekasi menggelar pertemuan Sahabat Inteligensia Kristen Kota Bekasi pada Jumat (21/8).
Forum ini digelar untuk mengkaji secara kritis berbagai persoalan sosial dan pembangunan daerah, sekaligus menentukan prioritas program pendampingan bagi masyarakat dan pemerintah kota.
Ketua DPC PIKI Kota Bekasi, Pdt. Saud Sigalingging, menyoroti penurunan kualitas udara akibat aktivitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang sebagai ancaman serius bagi kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan secepatnya.
Di sisi lain, pembahasan hangat juga tertuju pada Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual dan Perilaku Seksual Beresiko yang tengah digodok DPRD Kota Bekasi. Dewan Pakar PIKI Kota Bekasi, Pdt. Dr. Nursini Sihombing, mengingatkan agar regulasi tersebut tidak melenceng dari tujuan utamanya.
”Kita harus berhati-hati dan cermat agar Perda ini tidak menjelma menjadi instrumen stigmatisasi, diskriminasi, dan alat persekusi kepada kelompok masyarakat tertentu,” ujar Nursini.
