BeTimes.id– Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa rotasi posisi anggota Fraksi Partai Golkar di DPR RI merupakan hal biasa dalam perpolitikan dan organisasi partai.
“Jangankan di fraksi, jangankan di Alat Kelengkapan Dewan (AKD), di kabinet saja bisa terjadi rolling kalau itu dianggap tidak memenuhi apa yang menjadi target,” ujar Bahlil dalam pengarahannya pada peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (18/8).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tersebut menganalogikan strategi rotasi internal ini layaknya penyusunan taktik pada tim sepak bola untuk memenangkan kompetisi. Ia mengambil contoh Tim Nasional Spanyol yang meraih kemenangan setelah melakukan pergantian pemain.
Ia menyatakan bahwa Golkar tidak menutup kemungkinan untuk terus melakukan penyesuaian komposisi jika performa tim belum mencapai target yang ditetapkan.
“Jadi kalau komposisi yang lama belum bisa mencapai target, kita ubah lagi komposisinya,” tegas Bahlil.
Sebelumnya, Partai Golkar merombak susunan kepengurusan fraksinya di parlemen. Salah satu pergeseran posisi tersebut yakni penunjukan Gde Sumarjaya Linggih sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI menggantikan Sari Yuliati.(ralian)
