BPS Jakarta Catat 79 Ribu Sarjana Menganggur, Fresh Graduate Kini Lebih Fleksibel Pilih Pekerjaan

Kondisi ini tecermin dalam bursa kerja (job fair) di Gelanggang Remaja Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Banyak pencari kerja bersikap lebih realistis dengan melamar posisi di luar jurusan kuliah guna menghindari masa menganggur yang terlalu panjang.

Farah (22), salah satu lulusan baru, mengaku memilih bersikap terbuka terhadap berbagai posisi ketimbang terpaku pada latar belakang pendidikannya. Menurutnya, syarat pengalaman kerja pada lowongan yang sejalan dengan jurusannya kerap menjadi penghambat utama.

“Kalau terlalu fokus di bidang itu, takutnya makin lama dapat kerja. Jadi sekarang lebih terbuka saja, yang penting dapat pengalaman dulu dan ada penghasilan,” kata Farah.

Dari sisi pemberi kerja, perwakilan rekrutmen Pegadaian, Fahreinsya Hasbi, mengonfirmasi bahwa kendala utama pencari kerja saat ini terletak pada kesenjangan keterampilan (skill gap), khususnya kemampuan dasar seperti komunikasi.

“Fenomenanya justru lebih banyak yang mencari pekerjaan, tetapi gap-nya ada di skill. Komunikasi menjadi salah satu tantangan bagi sebagian pelamar,” ujar Fahreinsya.

Ia menambahkan, posisi yang paling banyak diminati oleh fresh graduate adalah posisi operasional dengan penawaran gaji rata-rata pada kisaran Upah Minimum Regional (UMR) serta penempatan kerja yang strategis. (ralian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *