BeTimes.id– Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden telah memberhentikan Sigit Listyo Prabowo dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo untuk menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Staf Kepresidenan.
“Untuk pelaksanaan tugas KSP, Bapak Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo,” kata Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Rabu (4/11).
Prasetyo menjelaskan, keputusan tersebut berkaitan dengan penetapan sejumlah individu sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana penyadapan serta penghapusan barang elektronik yang berkaitan dengan kepala negara dan sejumlah tokoh lainnya.
Menurut Prasetyo, terdapat konsekuensi hukum dan administratif yang harus diambil pemerintah menyusul perkembangan penanganan perkara tersebut.
“Karena itu, ada beberapa konsekuensi logis yang harus diputuskan karena terdapat beberapa tersangka, salah satunya Bapak Sigit Listyo Prabowo yang kini menjabat KSP. Bapak Presiden telah menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Plt. KSP,” ujar Prasetyo.
Lebih lanjut, Mensesneg mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Kapolri terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah tokoh nasional.
Prasetyo menegaskan bahwa persoalan tersebut memiliki konsekuensi hukum karena berkaitan dengan ketentuan perundang-undangan mengenai tindak pidana terhadap kepala negara.
Profil Letjen TNI Ariyo Windutomo
Sebelum ditunjuk sebagai Plt. Kepala Staf Kepresidenan, Letjen TNI Ariyo Windutomo menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) sejak 29 November 2024.
Pada Maret 2026, Ariyo memperoleh kenaikan pangkat menjadi Letnan Jenderal TNI atau perwira tinggi bintang tiga.
Ariyo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1996. Dalam perjalanan pendidikannya, ia juga pernah mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) serta meraih gelar Magister Manajemen Pertahanan dari Universitas Pertahanan (Unhan).
Sepanjang karier militernya, Ariyo pernah menduduki sejumlah jabatan strategis. Di antaranya Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0508/Depok pada 2012, Staf Teritorial Kodam XVII/Cenderawasih, serta Kepala Bagian Kepegawaian Kementerian Pertahanan pada 2021.
Selanjutnya, pada 2022, ia dipercaya menjabat Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan. Pada 2024, Ariyo menjabat Kepala Satuan Pengawas (Kasatwas) Universitas Pertahanan.
Dengan pengalaman di lingkungan militer, Kementerian Pertahanan, dan Sekretariat Presiden, Ariyo kini mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas sebagai Plt. Kepala Staf Kepresidenan.(ralian)
