Presiden RI Berharap Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Urai Kemacetan

Uncategorized368 Dilihat

 

 

BeTimes.id-Presiden RI Joko Widodo berharap masalah kemacetan  yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan di jalan tol Jakarta-Cikampek dapat terurai.  Dan sesuai  hitung-hitungan akan dapat mengurangi kemacetan hingga 30 persen.

Hal itu dikatakan Joko Widodo ketika  meresmikan jalan  tol layang Jakarta-Cikampek yang pembangunannya sudah dimulai sejak  4 tahun lalu. Hadir dalam peresmian itu, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja sejumlah  Menteri Kabinet Indonesia Maju di antaranya Menteri PUPR Basuki Hadimulya, Menteri Badan Ekonomi Kreatif Wishnu Tama serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto. “Kemacetan yang terjadi sejak 4 Tahun lalu,   diharapkan berkurang hingga 30 persen”, ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengaku senang dan berterimakasih kepada Pemerintah Pusat atas pembangunan  Jalan Tol  Layang Jakarta Cikampek ini. Ia  berharap,  bahwa kemacetan yang terjadi khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi dapat terurai.

“Terimakasih kepada Bapak Presiden Jokowi beserta jajaran Kementrian PUPR atas dibangunnya jalan tol layang Jakarta Cikampek ini, sehingga  bisa mengurai kemacetan di wilayah Kabupaten Bekasi ,” kata Eka usai  peresmian.

Tol Layang Jakarta-Cikampek 2 merupakan tol bertingkat yang dibangun di atas Jalan Tol lama Jakarta-Cikampek. Tol layang ini dibangun untuk memisahkan kepadatan kendaraan di  jalur perjalanan Jakarta-Bekasi-Cikarang dengan jalur perjalanan jarak jauh seperti tujuan Cirebon, Bandung, Semarang, dan Surabaya serta berbagai daerah di Jawa.

Tol sepanjang 36,4 Km yang terbentang dari Km 9 Cikunir hingga km 48 Karawang Barat ini rencananya akan mulai difungsikan dan digunakan oleh pengendara umum mulai tanggal 20 Desember 2019 mendatang tanpa dikenakan biaya atau gratis hingga Awal Tahun Baru 2020. (*/hem)

Komentar