Jelang Hari Raya, Angka Covid-19 Kabupaten Bekasi  Melandai

Hukum135 Dilihat

BeTimes.id-Khabar baik penanganan wabah Corona (Covid-19) di Kabupaten Bekasi karena angka kasus virus yang.mengguncang dunia menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah mulai melandai.

Selain mulai melandai, juga didukung dengan adanya lima orang pasien positif Covid-19 asal daerah yang berbatasan dengan ibu kota Jakarta ini yang kembali dinyatakan sembuh, Selasa (19/5).

“Alhamdulillah, berita baik sore ini, lima pasien positif Covid-19 yang semuanya berasal dari Ciantra Cikarang Selatan dinyatakan sembuh,” jelas dr Alamsyah yang merupakan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi.

Alamsyah menjabarkan kasus positif Covid-19 di daerah industri terbesar di Asia Tenggara ini, hingga kini berjumlah 154 orang dan dinyatakan sembuh 86 orang, meninggal dunia 13 orang, dan masih dirawat ataupun di isolasi  55 orang.

“Walaupun kita terus melakukan test massive baik Rapid test maupun PCR, kasus positif bisa terus terkendali dan kesembuhan juga terus bertambah,” ucapnya

Namun, sekalipun kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi mulai melandai, namun masyarakat diminta  tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan.

“ Kami minta agar terus menjaga protokol kesehatan dan mentaati aturan-aturan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar  (PSBB) berlangsung. Ini demi kebaikan bersama, agar ke depan tidak timbul lagi cluster positif baru,” katanya.

Seperti diketahui, Senin (18/5) lalu, Kapolresta Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan yang juga merupakan Wakil Gugus Tugas Civid-19 Kabupaten Bekasi bekerjasama dengan dinas terkait untuk memperketat kerumunan massa di tempat-tempat umum terutama di pasar dan pusat perbelanjaan.

Ini dilakukan, karena menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat cenderung memadati pusat perbelanjaan, baik pasar maupun mall.

Hendra juga berharap agar masyarakat ikut membantu mempertahankan angka kasus Covid-19 yang sudah mulai melandai ini. Ditegaskan, pihaknya akan terus mengawasi dan menertibkan potensi penyebaran baru virus Covid-19 di daerah yang juga dikenal sebagai lumbung padi Jawa Barat ini.(hem)

Komentar