Pemkab Bekasi Operasikan Mal Pelayanan Publik

Hukum513 Dilihat

BeTimes.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mulai mengoperasikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Pusat Perbelanjaan Lotte Mart, Kecamatan Cikarang Utara dan  sudah membuka beberapa jenis layanan di antaranya perizinan maupun Pencatatan Sipil. 

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, Yanyan Akhmad Kurnia mengatakan, selain dua layanan di atas beberapa layanan akan siap beroperasi, seperti Pelayanan Pajak, Bea Cukai, Samsat, Keimigrasian, Taspen, Kementrian Agama dan Perbankan.

“Ada 2 Instansi yang sudah mulai melayani yaitu DPMPTSP dan Disdukcapil, untuk gerai – gerai yang lain akan dibuka secara bertahap,” ungkapnya.

Yanyan menjelaskan, langkah Soft Launching MPP ini dimaksudkan agar tidak ada lagi persoalan saat MPP dioperasikan Menteri PAN-RB

Ditambahkan, Mal Pelayanan Publik ini sendiri rencananya akan diresmikan MenPAN-RB dan Bupati Bekasi. Pihaknya akan mempersiapkan segala sesuatu yang dirasa masih kurang.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Bekasi Sutiaresmulyawan mengungkapkan,  pendirian MPP  untuk meningkatkan pelayanan  dan mendekatkan diri kepada masyarakat, sehingga  mudah  mencari tempat pelayanan karena berkumpul di satu tempat

“Kalau sekarang kan masyarakat mau meminta pelayanan  harus ke instansi, misalkan mau ke pertanahan harus ke  Lippo, mau ke pajak harus ke Cikarang. Nah, kita buat satu tempat agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan pelayanan,” katanya.

Menyinggung  penerapan MPP, dikatakan  selama pendemi Covid-19, MPP Kabupaten Bekasi ini tetap dibuka dan tetap melayani dengan menerapkan protokol kesehatan. “Kita nanti akan ada penyekatan, baik antar pemohon dengan pelayan, termasuk dengan pengecekan suhu tubuh, dan alat cuci tangan sudah dipersiapkan,” ucapnya.

Perlu diketahui, MPP Kabupaten Bekasi  akan disiapkan dengan sarana dan prasarana yang sesuai dengan aturan dari Kemenpan RB,  seperti  Ruang laktasi, Arena bermain anak, Toliet, Pelayanan Khusus kaum Difabel, Mushola, dan ruang tunggu yang nyaman.  (hms/hem)

 

Komentar