Program Tancap Gas, DLH Kabupaten Bekasi Bersihkan  Tumpukan Sampah Dari Sungai

Pemerintahan1406 Dilihat


BeTimes.id- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi terus melakukan terobosan  untuk mencegah dan mengurangi risiko banjir melalui program Tancap Gas (Tanggulangi, Tanggap dan Cepat Gangguan Sampah di Sungai).

Melalui program Tancap Gas ini, kata Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong pihaknya telah melakukan  pembersihan dan pengangkutan sampah dari tahun 2022 hingga awal tahun 2023 ini.

Pengangkutan sampah dari sungai sebagai  bagian dari upaya untuk mengurangi risiko banjir, kata Atong,  Jumat (3/3).

Dikatakan. sampai awal tahun, sepanjang aliran sungai  di Kecamatan Tambun Selatan hingga Tambun Utara  sampai dibersihkan. Di awal 2023, puluhan ton sampah di aliran Sungai Cikarang Hilir, Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi diangkut ke TPA Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Pihaknya, mengimbau agar masyarakat menjaga kebersihan, tidak membuang sampah ke Sungai karena akan menimbulkan tumpukan sampah. Karena,  persoalan sampah di saluran air menjadi tanggung jawab bersama ke depan. Baik Pemerintah maupun masyarakat, punya tanggungjawab, sehingga harus menjaganya. Sebab, tumpukan sampah akan menimbulkan banjir di kalan terjadi musim hujan.

 “Diperlukan kesadaran penuh segenap warga untuk menjaga kebersihan lingkungan termasuk aliran sungai,” katanya.

Pengangkutan sampah juga dilakukan personel Tim Biawak Dinas Lingkungan Hidup. Ratusan ton sampah dari Kalijambe, yaitu di perlintasan jalan tol Jakarta-Cikampek Kilometer 19 di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan hingga bagian hilir kali di Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara diangkut.

Pembersihan sampah di berbagai sungai di daerah ini, melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane serta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi.

Dengan inovasi dibentuknya Tim Amfibi Anti Sampah Permukaan Sungai, merupakan  langkah responsif DLH dalam mengatasi permasalahan sampah yang ada di permukaan sungai yang kerap menjadi sumber masalah seperti banjir dan pencemaran sungai, katanya. Tim Amfibi sangat efektif mengatasi permasalahan sampah dari sungai.

Tim Biyawak  yang juga  bagian dari Tim Amfibi, berhasil membersihkan Sungai Cikarang Hilir dan Kalijambe secara maraton hingga  mencapai ratusan ton sampah berhasil diangkut, katanya. (adv)

Komentar