Gubenur Pramono Pastikan TPP ASN di Lingkungan Pemprov DKI Tidak Akan Dipotong

Pemerintahan768 Dilihat

Selain TPP ASN, Pramono memastikan dua program prioritas Pemprov DKI di bidang pendidikan, yaitu Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), juga tidak akan mengalami pemangkasan anggaran.

“Yang disebut dengan KJP, Kartu Jakarta Pintar. Jumlahnya adalah 707.920 siswa. Enggak boleh dikurangi sepeser pun, angkanya 1,6 triliun. Yang kedua adalah untuk KJMU, kurang lebih angkanya 380 miliar,” kata Pramono.

Ia menegaskan, tiga pos anggaran—TPP ASN, KJP, dan KJMU—tidak boleh diutak-atik karena berdampak langsung terhadap semangat kerja aparatur serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Jakarta.

“Jadi tiga ini, saya sama sekali enggak boleh otak-atik. Yang lain boleh diotak-atik,” tegasnya.

Pramono menyebutkan, Pemprov DKI tetap optimistis kinerja Jakarta tidak akan menurun. Sebaliknya, kondisi ini dianggap sebagai momentum untuk memperkuat transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran.

Komentar