Sidang MPL di Merauke, PGI Dukung Masyarakat Adat Tolak PSN dan Militerisme di Papua

Peristiwa29 Dilihat

BeTimes.id– Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) telah menggelar Sidang MPL-PGI di Merauke dari 30 Januari – 2 Februari 2026 yang dihadiri perwakilan dari 105 Sinode Anggota, 30 PGIW/SAG, serta badan-badan Oikoumenis dan lembaga mitra PGI.

Ketuan Umum PGI, Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty mengatakan, setelah melakukan kajian dan mendengar suara masyarakat adat Papua, gereja-gereja di Papua dan Majelis Rakyat Papua (MRP) bersepakat menyatakan, bahwa gereja-gereja di Indonesia mendukung masyarakat adat yang menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua.

“Gereja-gereja di Indonesia menolak militerisme dan otoritarianisme di Indonesia dan mendorong penghargaaan terhadap demokrasi dan hak asasi manusia,” tegas Pdt. Jacky dalam keterangan persnya melalui media sosial YouTube, di Merauke, Senin (2/2).

Sementara, Solidaritas Merauke menegaskan PSN bukan sekedar proyek Pembangunan, melainkan bentuk penghilangan paksa sumber pangan lokal, pengrusakan ekosistem yang menjadi basis kehidupan turun terun-temurun dari masyarakat adat di Merauke.

Arnold Anda, perwakilan LBH Papua Pos Merauke, menyatakan, secara khusus aksi spontan Solidaritas Merauke dalam pernyataannya meminta dan mendesak pimpinan PGI untuk menyurati secara resmi kepada presiden Prabowo untuk mengevaluasi sekaligus menghentikan PSN Merauke serta memulihkan kembali hak-hak masyarakat adat Merauke.

Komentar