NU Ikut Pemerintah Melaksanakan Ibadah Puasa 19 Februari, Muhammadiyah 18 Februari

Nasional43 Dilihat

Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyampaikan keputusan tersebut setelah menerima seluruh laporan hasil rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia.

“Telah lengkap masuk laporan dari tim rukyatul hilal yang telah dikoordinasikan oleh Lembaga Falakiyah PBNU di 45 titik di seluruh Indonesia dan semuanya menyatakan tidak melihat hilal pada saat Maghrib hari ini, yaitu hari Selasa tanggal 17 Februari 2026,” ujar Yahya dalam konferensi pers di Kantor Pusat PBNU, Selasa (17/2).

Yahya mengatakan, hasil rukyat tersebut sesuai dengan perhitungan hisab yang menunjukkan posisi bulan masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam.

“Ini sesuai dengan perhitungan hisab sebelumnya bahwa di seluruh wilayah Indonesia ini posisi bulan sesungguhnya masih berada di bawah ufuk sehingga tidak mungkin hilal dapat terlihat pada saat Maghrib hari ini,” ujar dia.

Komentar