“Ini menjadi pembelajaran. Pilkada bergulir setiap lima tahun sekali, artinya ini sudah menjadi kegiatan yang terjadwal dan terencana,” tuturnya.
Edukasi untuk MasyarakatLebih lanjut, KPK berharap rentetan kasus OTT ini menjadi alarm bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menentukan pilihan politik.
Asep mengimbau warga untuk menjauhi sikap pragmatis dan menolak politik uang demi mendapatkan pemimpin yang berkualitas.”Masyarakat harus lebih cerdas. Jangan memilih hanya berdasarkan apa yang diterima atau diberi secara pragmatis. Pilihlah calon yang benar-benar berkualitas,” tegas Asep.
Sebagai informasi, dalam periode terakhir, KPK gencar melakukan penindakan terhadap sejumlah kepala daerah. Di antaranya adalah Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari, yang ditetapkan sebagai tersangka suap ijon proyek, serta Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang juga terjaring dalam operasi senyap lembaga antirasuah tersebut. (ralian)










Komentar