Kunjungi RSCM, Komnas HAM Ungkap Pemulihan Andrie Yunus Butuh Waktu 2 Tahun

Hukum688 Dilihat

Kondisi Pasien Masih Dipantau Intensif
Sementara itu, Komisioner Mediasi Komnas HAM, Pramono Ubaid Tanthowi, menjelaskan bahwa pihak RSCM masih melakukan perawatan dan pemantauan secara intensif. Oleh karena itu, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah kondisi Andrie saat ini mengalami peningkatan atau penurunan yang signifikan.

“Tindakan medis sejauh ini kami lihat sudah sangat baik dan intensif. Rumah sakit telah melakukan berbagai langkah diperlukan untuk memastikan kondisi saudara AY tetap stabil. Jadi, saat ini belum bisa disimpulkan (hasil akhirnya),” jelas Pramono.

Komnas HAM Akan Panggil Sejumlah Pihak
Lebih lanjut, Pramono menyatakan bahwa Komnas HAM akan segera memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan lebih mendalam terkait insiden penyiraman zat kimia tersebut. Namun, ia masih merahasiakan identitas pihak-pihak yang dimaksud.

“Saya belum bisa menyebutkan siapa saja. Tunggu saja informasinya. Kami pasti akan mengabarkan kepada rekan-rekan media jika ada pihak yang kami undang ke kantor Komnas HAM,” ucapnya.

Hingga saat ini, Komnas HAM telah bertemu dengan pihak Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Selain itu, koordinasi juga terus dijalin dengan berbagai instansi terkait untuk mengusut tuntas kasus ini. “Kami tetap berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk TNI,” pungkas Pramono. (ral)

Komentar