Orkestrasi Senior GMKI: Menenun Legacy, Menuju Indonesia Emas 2045

Berita101 Dilihat

Sekretaris Jenderal Jeirry Sumampouw memastikan bahwa semua rencana ini tidak akan menguap begitu saja. “Setiap tanggal 10 per bulan, kami akan melakukan monitoring dan evaluasi secara daring untuk mengambil keputusan taktis terhadap isu aktual,” jelasnya.

Menghapus Spirit ‘Jago Kandang’
Menjelang penutupan, William Sabandar kembali menekankan pentingnya sinergi. Ia mengingatkan agar kader maupun senior GMKI membuang jauh-jauh “spirit jago kandang”. Kekuatan nyata, menurutnya, muncul saat pusat dan daerah menyatu untuk menempatkan figur-figur terbaik di posisi strategis bangsa.

Menutup rangkaian rapat kerja tersebut, William memberikan sebuah perumpamaan yang indah tentang sebuah orkestrasi.

“Suara boleh berbeda-beda—ada suara satu, dua, atau tiga—tapi lagunya tak boleh berbeda. Dirigennya harus satu, meski ada pemain gitar, biola, dan organ. Saat lagu berakhir, kita semua menciptakan legacy, warisan karya yang membuat orang lain puas,” pungkasnya.

Di bawah rimbun pohon Kinasih, PNPS GMKI telah memilih lagu mereka: sebuah harmoni pelayanan untuk Indonesia. (ralian)

Komentar