Tragedi KRL, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Menyampaikan Duka Cita Mendalam Kepada Korban

Politik120 Dilihat

BeTimes.id — Ketua fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi memilukan di perlintasan sebidang kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang merenggut 14 nyawa.

Ia menegaskan insiden saat ini harus menjadi titik balik perbaikan infrastruktur secara menyeluruh guna mengakhiri riwayat “jalur maut” di wilayah tersebut.

“Atas nama pribadi dan jajaran fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, saya menyampaikan Belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga 14 korban meninggal maupun yang terluka dalam tragedi KRL di perlintasan Stasiun Bekasi Timur. Ini adalah duka kita bersama yang harus menjadi titik balik perbaikan infrastruktur” kata Misbahudin, Selasa (28/4).

Pria yang akrab disapa Bang Misbah ini secara khusus mengapresiasi langkah cepat dan tegas dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Stersebu. Keputusan Kepala Negara yang langsung menyetujui pembangunan flyover (jalan layang) Bulak Kapal dinilainya sebagai solusi konkret agar tragedi serupa tak lagi terulang di kawasan padat tersebut.

Menurut Misbahudin, perpotongan arus kendaraan dan kereta api yang sangat tinggi di kawasan Bulak Kapal dan Ampera yang selama ini menjadi kekhawatiran utama warga.

“Keputusan ini menunjukkan Keberpihakan pemerintah pusat terhadap keselamatan masyarakat, sekaligus menjadi jawaban atas persoalan kemacetan kronis. Harapan kami, dengan Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, flyover Bulak Kapal dapat segera terealisasi sebagai solusi nyata bagi keselamatan warga Bekasi,” tegasnya.

Pernyataan dan apresiasi dari legislatif Kota Bekasi ini merespons langkah kilat presiden Prabowo Subianto usai menjenguk para korban luka di RSUD dr.Chasbullah Abdul Madjid pada hari yang sama. Presiden menilai, intensitas lalu lintas di perlintasan sebidang Bekasi sudah pada titik jenuh yang sangat membahayakan. (Adv/DPRD)

Komentar