Penyerapan Dana Bos SMPN 4 Ciksel Dipertanyakan

Pendidikan38 Dilihat

BeTimes.id– Penyerapan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMPN 4 Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi dipertanyakan.

Sumber menyebut ada dugaan penyimpangan penggunaanya, sehingga perlu diusut. Namun Kepala SMPN 4 Cikarang Selatan, Bakoh Basuki ketika dikonfirmasi Senin (4/5) terkait penyerapan anggaran Dana BOS tahun ajaran 2025 diterima pihak sekolah tahap 1 dan tahap 2 sebesar Rp 838.916.000, terkesan tertutup. Jawaban selalu mengatakan, pihaknya sudah diperiksa inspektorat dan BPK, dan tidak ada masalah.

Namun ketika dipertanyakan seperti penyerapan pengembangan perpustakaan bersumber dari dana Bos tahun 2025 yang diterima sekolah sebesar Rp 84.348.0000 dan pemeliharaan sarana dan prasarana sebesar Rp 194.517.000 , terkesan tertutup.

Dan hanya menjawab semua sudah dilaksanakan. Namun ketika ditanya terkait fakta fisiknya, Bakoh Basuki terkesan menghindar. “Semuanya sudah sesuai aturan,” kata Bakoh Basuki berkelit.

Bahkan, Bakoh Basuki mengaku jika bisa memilih lebih senang jadi guru biasa aja, karena sudah hampir tujuh tahun jadi Kepala SMPN 4,” katanya.

Sumber lain menyebutkan, Bakoh Basuki seharusnya jika merasa dirinya bersih menjalankan penyerapan dana bos dibuka apa adanya terkait penyerapan dana BOS-nya karena itu bukan merupakan rahasia negara.

Ditambahkan, kasus itu harus diusut tuntas. (ris)

Komentar